oleh

Imigrasi Tembilahan Amankan 2 Imigran Gelap Asal Timor Leste

Infoinhil.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan, Yulizar mengatakan hasil kegiatan operasi gabungan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tim PORA yang terdiri dari instansi Kesbangpol Inhu, Polres, Kodim dan Disdukcapil Inhu, berhasil mengamankan dua imigran gelap asal Negara Timor Leste.

“Pertama, pada tanggal 23 Maret 2021 lalu tim berhasil mengamankan warga Timor Leste atas nama Reinato Soares alias Muhammad Najwa, yang bersangkutan masuk ke wilayah Indonesia melalui bantuan dari paman kandungnya, namun tidak memiliki dokumen keimigrasian apapun,” kata Yulizar melalui conference pers, Kamis 25 Maret 2021.

banner 720x90

Selain itu, pada tanggal 24 Maret 2021 setelah dikembangkan, Imigrasi Tembilahan juga mendapatkan informasi mengenai keberadaan saudara sepupu dari Reinato Soares atas nama Adao Salsinha alias Muhammad Adawi yang juga sama-sama masuk wilayah Indonesia tanpa dokumen keimigrasian apapun.

“Kami langsung melakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan (Adao, red),” ujarnya.

Informasi mengenai keberadaan kedua WNA tersebut didapat dari salah satu anggota Tim PORA Kabupaten Inhu.

“Mereka memalsukan surat domisili di Tambua NTT, lalu menetap di Desa Tua Pelang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu. Saat pengamanan kami didampingi perangkat desa,” jelas Yulizar.

Total, Imigrasi Tembilahan berhasil mengamankan 2 (dua) WNA Timor Leste, dan saat ini telah ditempatkan di ruang Detensi Imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Keduanya kami kenakan pelanggaran terhadap Pasal 83 ayat 1 huruf b UU RI nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yakni ilegal entry dan iegal stay,” sebutnya.

Untuk selanjutnya, Imigrasi Tembilahan sedang berkoordinasi dengan Kedutaan Timor Leste, sementara Kedutaan Timor Leste meminta data pendukung kepada Imigrasi Tembilahan.

“Selain itu juga kami berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Riau dan masih mengumpulkan data dan informasi tambahan untuk mendapatkan arahan selanjutnya atas tindakan apa yang akan diberikan kepada kedua warga negara Timor Leste ini,” tukas Yulizar.

loading...

Komentar