oleh

Kapal kelapa selundupkan ekstasi Malaysia, diduga dikendalikan narapidana

banner 720x90

Infoinhil.com – Kepolisian Resor (Polres) Inhil kembali membongkar penyelundupan narkoba, kali ini berupa 3.019 butir pil ekstasi dan 1,3 kilogram serbuk ekstasi dari Malaysia.

Ribuan butir pil ekstasi itu diduga diselundupkan kapal pengangkut Kapal Layar Motor (KLM) Dumai Sentosa GT-84 yang diamankan di Perairan Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Rabu (11/11/20) lalu.


banner 970x250

Selain ribuan ekstasi, petugas juga menyita 299,18 gram sabu-sabu dan 400 butir pil merk Erimin 5 dari seorang Kepala Kamar Mesin (KKM) berinisial HS (31).

Dari hasil pengembangan, petugas kembali mengamankan 1 tersangka pelaku berinisial AN (49) di Hotel Puri, Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kamis (12/11/20) pagi.

Kemudian dari pengakuan AN ketika diinterogasi petugas, AN mengaku diperintahkan menjemput barang haram tersebut oleh salah satu Narapidana Lapas Kelas I Palembang berinisial AS (47).

Tak ingin berlama-lama, Satnarkoba Polres Inhil dibantu Ditresnarkoba Polda Riau langsung menuju Palembang untuk melakukan penangkapan.

Dari hasil koordinasi dengan aparat setempat, AS berhasil ditangkap di dalam Lapas tanpa perlawanan, Sabtu (15/11/20) malam.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH, SIK, M.Hum dalam press rilisnya, Rabu (18/11/20) siang mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa KLM Dumai Sentosa yang mengangkut kelapa dari Inhil menuju Malaysia sering membawa narkotika.

“Dari informasi itu Kasat Pol Air memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan,” kata AKBP Dian.

Pada 27 Oktober 2020, saat Polair melaksanakan patroli di perairan Pulau Burung menjumpai KLM Dumai Sentosa yang sering diduga membawa narkotika adapun dengan muatan kapal dengan keadaan kosong (tidak ada muatan).

Setelah personel Polair menghentikan kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan ditemukan narkotika berupa sabu-sabu, pil ekstasi, Happy Five atau serbuk yang biasa digunakan untuk membuat pil ekstasi.

“Setelah diinterogasi, ternyata narkotika itu milik HS yang diterimanya dari Bang Jul warga Malaysia dan akan diserahkan kepada AN yang sudah menunggu di Hotel Puri Sungai Guntung,” tambah Kapolres.

Sambung Kapolres, AN diperintahkan oleh AS yang merupakan narapidana Lapas kelas I Palembang.

“Dibantu Ditresnarkoba Polda Riau dan koordinasi petugas setempat, kita berhasil mengamankan AS, saat ini ketiga tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Inhil untuk penyidikan lebih lanjut,” tutup Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tiga pelaku yakni 299,18 gram sabu, 3.019 butir ekstasi, satu bungkus serbuk ekstasi dengan berat 209,75 gram, 400 butir pil Erimin 5, 7 unit HP dan 1 KLM Dumai Sentosa GT-84.

loading...

Komentar