Infoinhil.com – Inhil, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar prosesi adat Tepuk Tepung Tawar bagi pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang baru bertugas di Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Minggu (21/12/2025), dan sarat makna adat serta nilai budaya Melayu Riau.
Prosesi ini dihadiri Bupati Indragiri Hilir H. Herman selaku Datuk Seri Setia Amanah yang didampingi istri Hj. Katerina Susanti Herman selaku Datin Seri Setia Amanah, Wakil Bupati Indragiri Hilir Datuk Seri Timbalan Setia Amanah Yuliantini, serta unsur Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir.
Turut hadir Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Indragiri Hilir Datuk Seri Muammar Gaddafi, Ketua DPH LAMR Kabupaten Indragiri Hilir Datuk Seri Asmadi, Ketua DKA LAMR Kabupaten Indragiri Hilir Datuk Riduan Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus Timbalan Ketua DKA LAMR Datuk Tantawi Jauhari, pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Inhil, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, OKP, serta organisasi wanita se-Kabupaten Indragiri Hilir.
Prosesi adat Tepuk Tepung Tawar merupakan adat resam Melayu Riau yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan kepada pejabat Forkopimda yang baru bertugas, sekaligus ungkapan syukur dan doa restu agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah di Kabupaten Indragiri Hilir.
Bupati Indragiri Hilir H. Herman menyampaikan bahwa prosesi Tepuk Tepung Tawar bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna mendalam sebagai simbol doa dan harapan masyarakat adat Melayu kepada para pemimpin daerah.
“Prosesi Tepuk Tepung Tawar ini merupakan wujud syukur dan doa agar para pejabat Forkopimda senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di Indragiri Hilir,” ujar Bupati Herman.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan antar unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Forkopimda merupakan pilar utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah. Dengan kerja sama yang solid dan harmonis, kita optimistis Indragiri Hilir dapat terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan prosesi adat ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan lembaga adat semakin erat dalam menjaga nilai budaya Melayu, memperkuat persatuan, serta mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir.





