Infoinhil.com – Tembilahan, Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (27/6/2026) malam. Sedikitnya sekitar 300 kios dan 18 unit sepeda motor hangus dilalap si jago merah.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 23.10 WIB. Api pertama kali terlihat di bagian belakang WC Umum Transtib sebelum dengan cepat membesar dan menjalar ke deretan kios di Pasar Terapung dan Pasar Rakyat.
“Berdasarkan keterangan saksi, Hendri Purnama dan Rafi alias Otong yang saat itu bertugas sebagai penjaga malam, mereka mendengar teriakan Andi Citra yang memberitahukan telah terjadi kebakaran. Saat didatangi, api sudah dalam kondisi cukup besar sehingga mereka bersama warga berupaya melakukan pemadaman awal,” ujar AKP Budi Winarko, Minggu (28/6/2026).
Mengetahui kejadian tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir yang sedang bertugas di Pos Lantas Pasar Rakyat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 23.30 WIB, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir, BPBD, Damkar Padupai, Damkar PSMTI, serta unsur relawan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku selama hampir satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20 WIB, Minggu (28/6/2026). Proses pemadaman dilakukan oleh petugas gabungan bersama personel Polres Indragiri Hilir dan masyarakat sekitar, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Akibat peristiwa tersebut, sekitar 300 kios di Pasar Rakyat dan Pasar Terapung ludes terbakar. Selain itu, sebanyak 18 unit sepeda motor milik warga yang dititipkan di sekitar Pos Transtib turut hangus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dalam proses pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir mengerahkan tiga unit mobil pemadam, satu unit mobil suplai, satu unit mobil TRC, serta enam unit mesin pemadam. Sementara Damkar Padupai dan Damkar PSMTI juga mengerahkan armada beserta peralatan pendukung.
AKP Budi Winarko menambahkan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Masyarakat diimbau tidak memasuki area yang telah dipasang garis polisi agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.





