Scroll untuk baca artikel
Berita

Persaingan Positif Layanan Digital Desa di Inhil, Mekar Sari Geser Bagan Jaya dari Puncak

×

Persaingan Positif Layanan Digital Desa di Inhil, Mekar Sari Geser Bagan Jaya dari Puncak

Sebarkan artikel ini

Infoinhil.com – Tembilahan, Persaingan positif dalam pemanfaatan layanan digital antardesa di Kabupaten Indragiri Hilir semakin menarik. Setelah beberapa bulan menempati posisi teratas, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, akhirnya harus menyerahkan posisi pertama kepada Desa Mekar Sari, Kecamatan Reteh, berdasarkan laporan aktivitas Portal Desa periode Oktober 2026.

Desa Mekar Sari mencatat 93 surat selama Oktober 2026. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan September yang mencatat 44 surat.

Sementara itu, Desa Bagan Jaya mencatat 70 surat pada Oktober. Sebelumnya, desa tersebut menjadi desa dengan aktivitas persuratan tertinggi pada September dengan 84 surat.

Perubahan posisi ini menjadi gambaran menarik bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan administrasi desa terus bergerak dan berkembang.

Persaingan Mendorong Pelayanan Semakin Aktif

Selain Mekar Sari dan Bagan Jaya, sejumlah desa lainnya juga menunjukkan aktivitas pelayanan yang cukup tinggi.

Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, mencatat 49 surat, meningkat dari 46 surat pada September. Desa Rumbai Jaya, Kecamatan Kempas, juga mengalami peningkatan dari 37 menjadi 49 surat.

Capaian tersebut menunjukkan semakin banyak pemerintah desa yang memanfaatkan layanan digital untuk mendukung aktivitas administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

44 Desa Aktif Selama Oktober

Berdasarkan laporan Portal Desa Kabupaten Indragiri Hilir, selama Oktober 2026 tercatat 44 desa aktif dengan total 570 surat.

Sementara pada September 2026 tercatat 45 desa aktif dengan 617 surat.

Portal Desa menyediakan layanan administrasi secara online yang memungkinkan masyarakat mengajukan kebutuhan surat melalui aplikasi, kemudian diproses oleh pemerintah desa melalui sistem digital.

Melalui satu platform, masyarakat dapat memilih kabupaten dan desa untuk mengakses layanan yang tersedia.

Persaingan aktivitas antardesa ini diharapkan menjadi motivasi positif bagi pemerintah desa lainnya untuk semakin aktif memanfaatkan teknologi digital.

Sebab, pada akhirnya, tujuan utama digitalisasi bukan sekadar mengejar jumlah surat atau posisi teratas, melainkan menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, tertata, dan mudah dijangkau masyarakat.

Berikut daftar desa aktif berdasarkan urutan aktivitas pelayanan selama Oktober 2026:

  1. Mekar Sari — Reteh
  2. Bagan Jaya — Enok
  3. Sanglar — Reteh
  4. Rumbai Jaya — Kempas
  5. Jaya Bhakti — Enok
  6. Teluk Kelasa — Keritang
  7. Sungai Raya — Batang Tuaka
  8. Simpang Gaung — Gaung
  9. Air Tawar — Kateman
  10. Tuk Jimun — Kemuning
  11. Kembang Mekar Sari — Keritang
  12. Seberang Pulau Kijang — Reteh
  13. Lahang Tengah — Gaung
  14. Sungai Buluh — Kuala Indragiri
  15. Sungai Rawa — Batang Tuaka
  16. Kerta Jaya — Kempas
  17. Simpang Tiga Daratan — Enok
  18. Tanjung Lajau — Kuala Indragiri
  19. Sungai Gantang — Kempas
  20. Suhada — Enok
  21. Pulau Ruku — Reteh
  22. Pasir Emas — Batang Tuaka
  23. Teluk Dalam — Kuala Indragiri
  24. Tanjung Raja — Kateman
  25. Sari Mulia — Kateman
  26. Terusan Beringin Jaya — Pelangiran
  27. Sungai Laut — Tanah Merah
  28. Lintas Utara — Keritang
  29. Kemuning Muda — Kemuning
  30. Saka Palas Jaya — Pelangiran
  31. Sri Danai — Pulau Burung
  32. Soren — Gaung
  33. Concong Tengah — Concong
  34. Kampung Baru — Concong
  35. Cahaya Baru — Mandah
  36. Saka Rotan — Teluk Belengkong
  37. Tanjung Pasir — Tanah Merah
  38. Tegal Rejo Jaya — Pelangiran
  39. Lahang Hulu — Gaung
  40. Griya Mukti Jaya — Teluk Belengkong
  41. Kuala Sebatu — Batang Tuaka
  42. Sekara — Kemuning
  43. Pulau Kecil — Reteh
  44. Harapan Makmur — Gaung Anak Serka