Infoinhil.com – GAS Inhil, Suasana berbeda terlihat di halaman Mapolsek Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (26/9/2026) malam. Puluhan anak muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa duduk santai menikmati kopi bersama jajaran kepolisian.
Kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng Gen Z” itu dipimpin langsung Kapolsek GAS AKP Suryawan Fadlin, S.E., M.M., didampingi para Bhabinkamtibmas dan personel Polsek GAS.
Tak sekadar ngopi, pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menjadi ruang dialog antara polisi dan generasi muda. Salah satu isu utama yang dibahas adalah Green Policing, pendekatan kepolisian yang mengedepankan kemitraan dengan masyarakat sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Suryawan mengatakan, Green Policing tidak hanya berbicara mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem.
“Green Policing ini kami jalankan dengan semangat humanis, baik dalam penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan maupun dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Suryawan.
Menurutnya, penerapan Green Policing di wilayah hukum Polsek GAS diwujudkan melalui sejumlah langkah, mulai dari operasional kantor yang ramah lingkungan, penghijauan hingga upaya mitigasi dan tanggap terhadap bencana alam.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga alam dan lingkungan sekitar,” katanya.
Dalam suasana santai, para Bhabinkamtibmas turut berinteraksi dengan peserta. Mereka mengenalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung kepolisian dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Suryawan juga meminta anak-anak muda tidak ragu menyampaikan informasi, saran maupun keluhan terkait persoalan kamtibmas di lingkungan mereka.
“Jangan takut melapor. Kami di sini untuk melayani, bukan untuk ditakuti,” tegasnya.
Diskusi kemudian berkembang membahas berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, termasuk penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial. Para peserta juga diajak mengambil peran dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.
Salah seorang peserta, Gesya Azelia Putri, menilai konsep Green Policing relevan untuk dikenalkan kepada generasi muda.
“Menurut saya, Green Policing itu penting karena mengajak kita semua untuk ikut menjaga keamanan lingkungan sekaligus kelestarian alam. Selama ini mungkin banyak yang berpikir keamanan itu tugas polisi saja, padahal kita juga punya peran,” ujar Gesya.
Menurut Gesya, kegiatan tersebut juga membuat generasi muda dapat mengenal kepolisian lebih dekat.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya jadi lebih paham bahwa polisi itu terbuka dan mau mendengar kita. Semoga makin sering ada acara kayak gini, biar generasi muda nggak canggung lagi sama polisi,” katanya.
Pembina OSIS SMAN 1 Kecamatan GAS, Aulia Rasanya, S.Pd., Gr., yang hadir dalam kegiatan itu turut memberikan apresiasi. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Polsek GAS dalam menggelar acara seperti ini. Anak-anak kami mendapatkan pemahaman langsung tentang pentingnya keamanan, kepedulian terhadap lingkungan, dan peran aktif mereka sebagai generasi muda. Ini sejalan dengan program pembinaan karakter di sekolah kami,” ujar Aulia.
Ia berharap sinergi antara sekolah dan Polsek GAS terus diperkuat melalui berbagai program yang mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian cenderamata dari Polsek GAS kepada perwakilan peserta.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek GAS berharap kedekatan antara polisi dan generasi muda semakin kuat. Anak-anak muda juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kamtibmas sekaligus kelestarian lingkungan di Kecamatan Gaung Anak Serka.





