Scroll untuk baca artikel
Berita

Kebakaran Hebat di Pelangiran, Dua Rumah Warga Ludes Rata dengan Tanah

×

Kebakaran Hebat di Pelangiran, Dua Rumah Warga Ludes Rata dengan Tanah

Sebarkan artikel ini
Ket Foto: Anggota Babinsa Koramil 10/Pelangiran mengecek kondisi rumah warga di Parit Bumi Putra, Dusun Pekan Tua, Desa Rotan Semelur, pasca kebakaran, kamis ( 22/1/2026). Sumber Photo: DetakiNews

Infoinhil.com – Rotan Semelur, Kebakaran hebat kembali melanda permukiman warga di wilayah Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (22/1/2026) pagi. Dua unit rumah di Parit Bumi Putra, Dusun Pekan Tua, Desa Rotan Semelur, hangus terbakar hingga rata dengan tanah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Api pertama kali diketahui muncul dari rumah milik Suhardi saat kondisi lingkungan sekitar relatif lengang dan rumah dalam keadaan kosong. Kepulan asap disertai kobaran api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga sekitar.

Sebagian besar bangunan rumah di kawasan tersebut berbahan kayu, sehingga api dengan mudah menjalar ke bangunan lain. Dalam waktu singkat, api merambat ke rumah milik Yurnalis Islam yang berada tepat di sebelah rumah sumber api.

Saksi mata, Ibrahim (40), mengaku langsung mendatangi lokasi setelah melihat kobaran api membesar dari rumah korban. Ia menyebut saat kejadian tidak ada penghuni di dalam rumah Suhardi sehingga tidak ada barang yang dapat diselamatkan.

“Api cepat sekali membesar. Rumah dalam keadaan kosong, jadi tidak ada yang bisa menyelamatkan barang-barang di dalam,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Warga sekitar kemudian bergotong royong melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya. Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam sebelum api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.00 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kedua rumah tersebut mengalami kerusakan total dan tidak menyisakan bangunan yang dapat diselamatkan. Kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pasca kejadian, para korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.

Menanggapi musibah tersebut, Danramil 10/Pelangiran Kapten Inf Rudi Hartono menyampaikan keprihatinannya atas kebakaran yang menimpa warga binaannya. Ia memastikan aparat kewilayahan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna membantu proses penanganan pascakebakaran.

“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil cukup besar. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di rumah-rumah yang ditinggal dalam keadaan kosong,” ujar Kapten Inf Rudi Hartono.

Ia juga menekankan pentingnya melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik dan sumber api di rumah, serta mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian lingkungan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sementara itu, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Pelangiran. Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap sumber api.