Infoinhil.com – Inhil, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menyerukan gerakan solidaritas massal untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Seruan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 100.3.2/086/BPBD-SEKR yang resmi dikeluarkan pada 7 Desember 2025.
Musibah yang terjadi sejak akhir November 2025 itu menimbulkan dampak besar bagi masyarakat di tiga provinsi tersebut. Berdasarkan data sementara BNPB hingga 5 Desember 2025, tercatat 836 korban meninggal dunia, 509 orang hilang, 2.700 orang mengalami luka-luka, dan ribuan lainnya terdampak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya mengajak seluruh instansi dan elemen masyarakat untuk menunjukkan kepedulian kita dengan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tegas Bupati Herman dalam edaran tersebut.
Pemkab Inhil mengimbau instansi vertikal, perangkat daerah, BUMN, BUMD, pemerintah kecamatan, rumah sakit, puskesmas, perusahaan, dunia usaha, hingga organisasi kemasyarakatan untuk mengoordinir pengumpulan bantuan atau donasi di lingkungan masing-masing.
Bantuan yang terkumpul dapat diserahkan melalui Kantor BPBD Kabupaten Indragiri Hilir atau ditransfer ke rekening Bank Riau Kepri Syariah 102-43-03208-A atas nama Tim Darurat Bencana. Seluruh donasi selanjutnya akan disalurkan ke posko tanggap darurat di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat.
“Mari kita bersama-sama meringankan beban para korban. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan akan sangat berarti bagi mereka,” ujar Bupati Herman.





