Scroll untuk baca artikel
Berita

Mendagri Tito Ingatkan Daerah: Hati-hati Lonjakan Harga Emas dan Beras!

×

Mendagri Tito Ingatkan Daerah: Hati-hati Lonjakan Harga Emas dan Beras!

Sebarkan artikel ini

Infoinhil.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Asisten II Sekretariat Daerah, Dwi Budianto, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Inhil, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (4/11/2025).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan diikuti oleh kepala daerah serta TPID dari seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional bulan Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86 persen secara year-on-year (yoy), dengan inflasi month-to-month (mtm) sebesar 0,28 persen, serta year-to-date (ytd) mencapai 2,1 persen.

Menurutnya, angka tersebut masih berada dalam kisaran target pemerintah sebesar 2,5 ± 1 persen, yang menunjukkan kondisi ekonomi nasional tetap stabil dan terkendali.

Tito menjelaskan, kenaikan inflasi bulanan dipicu oleh meningkatnya harga sejumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, cabai merah, dan daging ayam ras, serta harga emas perhiasan yang turut memberikan andil terhadap tekanan inflasi.

Kenaikan harga emas, lanjutnya, terjadi seiring meningkatnya harga emas global dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Pemerintah daerah perlu memperkuat langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Ia menekankan pentingnya mengoptimalkan operasi pasar murah, pemantauan harga secara rutin, serta koordinasi lintas sektor antara TPID, Bulog, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian.

“Upaya menjaga inflasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam berbelanja secara bijak dan mendukung ketersediaan bahan pokok di daerah,” tambah Tito.

Mendagri juga mengingatkan pentingnya edukasi masyarakat terkait perilaku konsumsi dan investasi, terutama menghadapi gejolak harga komoditas seperti emas dan bahan pangan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan tingkat inflasi nasional dapat terus terjaga stabil, serta daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Indragiri Hilir, dapat terus meningkat hingga akhir tahun 2025.