Infoinhil.com – Inhil, Polres Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, Rabu (5/11/2025) pukul 09.00 WIB di halaman Mapolres Inhil, Tembilahan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., sebagai bentuk pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Apel ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan instansi terkait, menunjukkan komitmen kuat lintas sektor dalam penanggulangan bencana alam.
Tampak hadir Asisten III Bupati Inhil H. Fajar Husin, S.H., M.H., Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf. Jakobus H. Haloho, Kasubsi II Intelijen Kejaksaan Negeri Tembilahan Andra Vasri, S.H., M.H., Kepala BPBD R. Arliansyah, S.Si., M.E., Kepala Pos SAR Rio Putra, S.H., serta para pejabat utama Polres Inhil dan Kapolsek jajaran.
Kegiatan ini melibatkan gabungan personel dari Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, BPBD, Satpol PP, Tagana, dan Damkar Kabupaten Indragiri Hilir.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Farouk Oktora menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana alam di tengah intensitas hujan tinggi.
“Berdasarkan data BMKG, wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Indragiri Hilir, akan menghadapi puncak musim hujan pada November 2025 hingga Januari 2026. Kondisi ini diperburuk dengan potensi fenomena La Nina yang dapat meningkatkan risiko banjir dan angin puting beliung,” ujar Kapolres.
Kapolres menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan respons menjadi kunci utama dalam keberhasilan penanganan bencana.
“Kita semua mengemban amanah Presiden Republik Indonesia untuk melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman dan bahaya. Oleh karena itu, kesiapan dan sinergisitas lintas sektor menjadi sangat penting,” tegasnya.
Dalam arahannya, AKBP Farouk Oktora juga menyampaikan sejumlah poin penting, di antaranya:
- Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana.
- Memastikan kesiapan optimal personel dan peralatan evakuasi.
- Mengutamakan kecepatan respons dalam proses evakuasi serta penyaluran bantuan.
- Meningkatkan sinergisitas dan koordinasi antarinstansi dalam penanganan bencana.
Ia juga berpesan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh empati, humanis, dan profesional saat membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Penanganan bencana bukan hanya tentang tanggap darurat, tetapi juga tentang kemanusiaan. Mari kita jalankan tugas ini dengan hati dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tutup Kapolres.
Dengan pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini, Polres Inhil bersama seluruh unsur terkait diharapkan dapat memberikan respons cepat, terukur, dan sinergis dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.





