Berita

Ditinggal Tanpa Sebab, Hasan Boy Curhat ke Media Kini Dirundung Kerinduan Mendalam

×

Ditinggal Tanpa Sebab, Hasan Boy Curhat ke Media Kini Dirundung Kerinduan Mendalam

Sebarkan artikel ini

Infoinhil.com – Tembilahan, Seorang Pria bernama Hasan Basri, warga Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merasa sangat kehilangan usai ditinggal istri sahnya tanpa sebab.

Kepergian tanpa pesan sang istri yang bernama Siti Sarah binti Usman (42) bersama anak kandungnya Fatar (10 Tahun) sejak 10 bulan yang lalu membuat Hasan kini dirundung kerinduan mendalam.

“Pulanglah kerumah, jika ada sikap saya yang salah, saya memohon maaf. Saya tak bisa meneruskan jalan hidup ini tanpa kalian berdua,” Permintaan Hasan disampaikannya melalui media ini di Tembilahan, Sabtu (24/2/23).

Menurut Hasan, Sabtu, 10 bulan yang lalu menjadi titik awal kesedihan yang harus ditanggungnya hingga hari ini. Pagi Sabtu itu, Hasan mengaku istrinya hanya berpamitan untuk menjemput anak bungsunya pulang dari sekolah, namun sejak saat itu, mereka berdua tidak pernah lagi pulang ke rumah.

“Saya sudah berupaya mencari mereka berdua. Beberapa kali saya mendapatkan informasi keberadaan mereka, tapi saat saya susul, upaya itu tidak membuahkan hasil,” tutur Hasan dengan nada sedih.

Pria yang lebih akrab disapa Hasan Boy ini mengaku sampai hari ini tidak memahami apa ikhwal sebab istrinya meninggalkan rumah. Dari sisi ekonomi, meski tidaklah berlebih, Hasan menilai tidaklah kekurangan. Setidaknya seluruh kebutuhan ekonomi rumah tangga diupayakan sesuai kemampuannya.

“Saya juga tidak pernah menyakiti fisik istri saya. Makanya saya tidak mengerti kenapa ia meninggalkan saya. Tapi jika memang ada kesalahan yang tidak saya sengaja dan tidak saya ketahui, saya memohon maaf dengan sesungguhnya,” ucap Hasan kembali.

“Saya sengaja meminta bantu rekan wartawan untuk mempubllikasikan hal ini, semoga saja istri saya membaca, mengabulkan harapan saya dan kembali kerumah,” kata Hasan.

Belakangan, lanjut Hasan, ia mendapat informasi bahwa istrinya kini berada di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau dan iapun sudah menelusuri informasinya ini kepada sejumlah kerabatnya tapi belum mendapatkan informasi pasti.

“Saya minta tolong jika ada yang mengetahui keberadaan mereka untuk menghubungi saya di nomor telepon 081275731083.”

Terakhir, Hasan sangat berharap berita ini sampai dan di baca oleh istrinya sehingga sangat istri bisa kembali ke rumah tempat kediaman mereka.

“Pulanglah, saya rindu kamu dan anak. Kalau saya memang ada salah, saya mohon maaf.” pinta Hasan.**