Berita

669 Surat Suara Pemilu Berlebih dan Rusak di Inhil Dimusnahkan dengan Cara Dibakar

×

669 Surat Suara Pemilu Berlebih dan Rusak di Inhil Dimusnahkan dengan Cara Dibakar

Sebarkan artikel ini
Proses pemusnahan surat suara berlebih dan rusak di Kabupaten Inhil, Selasa (13/2/2024) malam.

Infoinhil.com – Inhil, Sebanyak 669 surat suara Pemilu 2024 berlebih dan rusak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dimusnahkan dengan cara dibakar.

Pemusnahan dilaksanakan bertempat di venue futsal, Jalan Lingkar 1 Tembilahan, Kabupaten Inhil, yang sebelumnya dijadikan gudang logistik Pemilu, Selasa (13/2/2024) malam.

Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan menjelaskan, pemusnahan surat suara ini berdasarkan berita acara nomor:068/PP.08.3-BA/1404/2024, tentang kelebihan surat suara Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Inhil.

Budi merincikan, surat suara yang dimusnahkan total 669 lembar, yang terdiri dari surat suara anggota DPD RI sebanyak 18 lembar, anggota DPRD Provinsi Riau sebanyak 234 lembar dan anggota DPRD Kabupaten sebanyak 417 lembar.

“Pemusnahan dilaksanakan bersama pihak KPU, Bawaslu, dan kejaksaan,” kata Budi, Rabu (14/2/2024).

Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan surat suara ini, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Riau, yaitu Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Manang Soebeti dan Wakilnya AKBP Nandang Lirrama.

Hadir pula Kabag Ips Polres Inhil, Kompol Rizki Hidayat, para komisioner KPU dan Bawaslu Inhil, serta para perwira dan bintara Polres Inhil.

Budi mengungkapkan, untuk proses pemungutan suara hari ini di Kabupaten Inhil, dilaksanakan di 2.252 Tempat Pemungutan Suara (TPS). 4 TPS di antaranya masuk kategori rawan.

Terkait ini, Budi jauh-jauh hari sudah mewanti-wanti jajaran personel yang bertugas melakukan pengamanan, untuk dapat memperhatikan manajemen keamanan terpadu.

Disebutkan Budi, Polres Inhil telah menyiapkan kekuatan sebanyak 410 personel pengamanan TPS Pemilu tahun 2024.

Polres Inhil dalam hal ini akan mendapat tambahan bantuan jumlah personel. Di antaranya, 110 orang personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Riau, 30 personel Brimob Polda Riau, 4.504 orang anggota Linmas, dan 23 personel perbantuan dari TNI Kodim 0314/Inhil.