Infoinhil.com – Tembilahan, Kepala Dinas Kesehatan Inhil Rahmi Indrasuri, SKM MKL melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Inhil, Devi Natalia, SKM MH memberikan tips pencegahan Obesitas pada anak.
Devi Natalia mengatakan, untuk mencegah terjadinya obesitas kepada anak, orang tua pada masyarakat diminta untuk mampu menjaga pola makan anak agar sehat dan seimbang.
“Kalau untuk pencegahan, kita lebih menghimbau kepada orang tua. Bagaimana seharusnya orang tua mengatur pola makan atau gizi yang seimbang untuk anak,” ucapnya, Senin (19/06/2023).
“Bagi yang memiliki bayi tentunya kita sarankan untuk memberikan ASI Eksklusif dan ASI sampai usia 2 tahun. Kemudian kurangi anak-anak untuk mengkonsumsi jajanan yang hari ini banyak jajanan yang tinggi kalori namun rendah protein,” lanjut Devi.
Dia juga menghimbau orang tua untuk menimbang anak secara rutin setiap bulan ketika ada kenaikan yang tidak wajar, dapat langsung dikonsultasikan kepada dokter yang ada di Puskesmas terdekat di sekitar Posyandu.
Menurutnya, peran aktif orang tua penting untuk pencegahan. Apalagi persoalan gizi ini berawal dari konsumsi makanan yang tidak sehat.
Kemudian faktor penyebab Obesitas pada anak bisa saja terjadi karena gen atau keturunan. Selain itu, Obesitas diakibatkan oleh pola makan dan gaya hidup anak yang serupa dengan orang tuanya. Kebiasaan makan yang sering konsumsi makanan siap saji dan olahan.
“Terkait penyebabnya, bisa saja salah satunya karena pola makan gizi anak yang tidak seimbang tadi, kadang karena anak malas makan, terus saja diberi susu formula. Jajaran yang kalorinya tinggi,” sebutnya.
Terakhir dia menerangkan hal sederhana yang dapat membantu untuk memastikan bahwa anak Obesitas adalah dengan mengenali ciri-ciri.
“Ciri-ciri anak yang diduga Obesitas itu wajah bulat , pipi tembem dan bahu rangkap, leher relatif pendek, perut buncit, kedua pangkal paha bagian dalam saling menempel dan bergesekan, pada anak laki-laki dada membusung dan payudara sedikit membesar serta penis mengecil, karena tertutup oleh timbunan lemak. Pada anak perempuan datangnya Pubertas lebih dini yaitu usai kurang dari 9 tahun sudah mengalami menstruasi,” tutupnya.





