oleh

Kodim 0314/Inhil Laksanakan Upacara Bendera 17-an

Infoinhil.com – Tembilahan, Dalam rangka mengenang hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, Kodim 0314/Inhil melaksanakan Upacara Bendera 17-an bertempat di Lapangan Apel Makodim Jalan A Yani Parit 9 Tembilahan Hulu, Senin (18/07/22) pagi.

Dandim 0314/Inhil Letkol Arh M.Nahruddin Roshid,S.E,M.Tr(Han) bertindak selaku Inspektur upacara, Perwira Upacara Kapten Arh Sugiyono (Pasipers) dan Komandan Upacara Danramil 05/Gas Lettu Czi Selamet Hirohito Adapun bertindak sebagai petugas Pengibar Bendera, Pembaca pembukaan UUD 1945 serta Pengucap Sapta Marga personel dari Personil kodim 0314/Inhil yang di ikuti Anggota dan PNS di kodim 0314/Inhil.

Dalam pelaksanaan upacara bendera kali ini, Letkol Arh M.Nahruddin  Roshid,S.E,M.Tr(Han)
membacakan amanat dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., yang intinya.

Ada 5 hal yang perlu di perhatikan dalam melaksanakan tugas bagi prajurit TNI AD baik yang bertugas di daerah Operasi maupun di wilayah.

Pertama, Tingkatkan naluri intelijen khususnya didaerah operasi.

Kedua, Prajurit harus menguasai medan operasi, tipologi wilayah dan karakteristik wilayah masing-masing.

Ketiga, Laksanakan pembinaan personel secara terukur untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi.

Keempat, Melakukan revisi terhadap doktrin yang disesuaikan dengan perkembangan lingkungan saat ini.

Kelima, Prajurit harus membantu menyukseskan program pemerintah dalam membantu kesulitan masyarakat.

“Pada kesempatan upacara ini, saya juga mengucapkan terima kasih yang tulus serta penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi yang di tunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat, karena berbagai tugas yang di amanatkan oleh negara telah dapat kita laksanakan dengan baik,” jelas Dandim Letkol Arh M Nahruddin Roshid

Para peserta Upacara yang dibanggakan,
Isu strategis global yang saat ini sedang mengemuka adalah terjadinya krisis di Negara Srilanka yang diperkirakan akan menjalar ke negara negara lain.

“Terkait hal tersebut, saya minta seluruh prajurit TNI AD dan keluarga tidak terpengaruh, melainkan harus tetap optimis bahwa kita memiliki ketahanan nasional yang tangguh,” jelas Dandim saat membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.,” imbuhnya.

Oleh karenanya, sebagai alat negara TNI AD akan terus mendukung program-program pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan. Hal-hal yang telah dilakukan oleh TNI AD salah satunya dalam mengawasi kelangkaan minyak goreng bukanlah intervensi terhadap bidang-bidang lain, namun semata-mata merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah mengatasi persoalan sosial agar Negara terhindar dari krisis seperti yang terjadi di Negara lain.

Lebih lanjut, satu hal yang perlu diingat bahwa ancaman non-militer di masa depan akan banyak memberi tekanan kepada survivability suatu bangsa, yang salah satunya adalah ketahanan pangan. Menyikapi hal tersebut, saya juga telah mengeluarkan instruksi kepada satuan jajaran TNI AD agar memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif guna membantu masyarakat sekitar dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Saya harapkan agar pemerintah tersebut benar-benar ditindak lanjuti dan direalisasikan oleh seluruh jajaran TNI AD secara bersungguh-sungguh, agar Negara kita tidak mengalami krisis pangan.

Selanjutnya pada kesempatan saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Daerah Istimewa Yogyakarta, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah dilaksanakan pengukuhan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Hal ini menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat kepada TNI AD untuk membantu program-program pemerintah.

“Oleh karena itu, saya berharap para komandan satuan dapat ikut serta menjadi bapak asuh anak stunting di wilayah masing-masing.
Hal lain yang juga ingin saya sampaikan pada kesempatan ini adalah rentannya negara kita terhadap berbagai bencana alam. Yang salah satunya adalah bencana kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, khususnya di wilayah Pulau Sumatera, dan Kalimantan. Karhutla telah menjadi bencana luar biasa yang dapat berdampak kepada lingkungan hidup dan ekosistem, termasuk dampak lainnya di bidang sosial ekonomi.
Dalam rangka pencegahannya, saya perintahkan kepada seluruh prajurit TNI AD, khususnya yang berada di kewilayahan untuk bersinergi, melaksanakan kerja sama dan koordinasi dengan instansi terkait untuk bersama-sama menanggulanginya,” tegas Dandim Letkol Arh M Nahruddin Roshid dalam amanatnya.

Laksanakan deteksi dini, patrol mandiri dan patrol terpadu bersama Polri, Polisi Kehutanan, Pemerintah Daerah serta masyarakat. Disamping itu, laksanakan sosialisasi kepada masyarakat, dirikan posko siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan, apel siaga serta pelatihan bagi prajurit dan masyarakat. Itulah upaya-upaya penting dan bermanfaat yang dapat dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di linkungan sekaligus mampu memberikan solusi.

“Rasa bangga dan hormat saya untuk setiap prajurit yang berhasil melaksanakan tugasnya dan membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya,” pungkasnya.

Setelah melaksanakan upacara bendera Dandim 0314/Inhil memberi Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS dengan Harapan. “Apa yang telah di sampaikan Kasad kita jadikan acuan untuk melaksanakan tugas dan kita di daerah harus membantu pemerintah dalam mensukseskan program program Daerah dan di Tahun 2024 Kita akan melaksanakan Pesta demokrasi mari kita sukseskan agar dalam pelaksana nanti bisa aman dan kondusip,” tutup Dandim Letkol Arh M Nahruddin Roshid mengakhiri amanat dari Kasad.

loading...

Komentar