oleh

Bocah di Inhil Terlilit Mesin Pompong Meninggal Dunia

Infoinhil.com – Malang nasib Ega, bocah berusia 6 tahun, anak petani kelapa yang tinggal di Dusun Abadi Jaya, Desa Teluk Merbau, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Ega yang mengalami musiban terlilit mesin pompong akhirnya meninggal dunia, Kamis 2 September 2021, sekitar pukul 11.30 Wib siang tadi.

Kabar duka dibenarkan oleh Kepala Desa Teluk Merbau, Abdul Muis yang menyebutkan kalau korban saat ini menjalani rawat jalan di luar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

banner 720x90

“Betul tadi siang saat akan kontrol dan buka perban kepala, meninggal dunia,” kata Abdul Muis melalui sambungan telepon.

Menurut Abdul Muis, hanya berselang setengah jam, pihak keluarga bersama pihak desa langsung membawa jenazah korban melalui jalur laut untuk dimakankan di Dusun Abadi Jaya. “Tadi sudah selesai dimakamkan,” sebutnya.

Ega sebelumnya sempat mendapat penanganan darurat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan setelah mengalami musibah terlilit mesin pompong yang menyebabkan rambut dan kulit kepala terlepas pada Sabtu 10 Juli 2021.

Kejadian tragis itu terjadi saat Ega dan ibunya menumpang pompong milik keluarga yang hendak mengantarkan kayu dari Pasar Tokolan, Desa Batangtumu, Kecamatan Mandah menuju daerah tetangga Kecamatan Kateman.

Pergi dalam jadwal pagi buta sekitar pukul 06.00, Ega masih menikmati tidur pulasnya. Sang ibu pun menyelimutkan kain untuk menghindari udara dingin pagi itu. Tidak disangka, saat mesin pompong (perahu motor) menyala, kain yang membungkus kepala tersangkut mesin dan berputar, menyebabkan rambutnya ikut dililit.

Dalam kejadian yang singkat itu, rambutnya terseret as mesin dan membawa kulit lepas dari batok kepala. Ega pun harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Lebih satu bulan menjalani perawatan, keluarga kemudian memutuskan untuk keluar dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan. Selamat jalan Ega, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt.

loading...

Komentar