oleh

Iven Wisata Religi Inhil Gema Muharram, Dari Tradisi Budaya Melayu Hingga Raih Banyak Rekor Dan Penghargaan

Infoinhil.com – Festival (Iven) wisata Religi Gema Muharram diangkat dari budaya masyarakat melayu Inhil saat menyambut tahun baru Hijriah atau tahun baru Islam.

Budaya ini akhirnya naik kelas menjadi iven religi tahunan yang dilaksanakan pada hari ke 10 Bulan Muharram.

banner 300x250

Iven Gema Muharram di awali dengan acara doa bersama saat malam pergantian 1 muharram sebagai wujud ungkap syukur pada sang pencipta.

Setelah itu, menjelang hari ke 10 di Lapangan Gajah Mada Kota Tembilahan tempat di gelarnya Iven Gema Muharram akan di rangkai dengan berbagai kegiatan bernafaskan Islami, antara lain, lomba shalawat nariyah, pembacaan syair ibarat, puisi religi dan teater religi setiap harinya di tempat tersebut hingga 10 Muharam yang merupakan Puncak yang di tunggu-tunggu.

Pada hari Puncak iven atau 10 muharram ini lah puluhan ribu masyarakat akan datang berbondong-bondong ke Lapangan Gajah Mada Tembilahan termasuk Bupati, pejabat dan alim ulama untuk berbuka puasa.

Uniknya menu bubur Asyura atau bubur yang pada zaman Nabi Muhammad SAW menjadi menu berbuka pada masa perang menjadi menu buka bersama yang sebelumnya dimasak secara bersama-sama.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, Budaya (Disparporabud), Kabupaten Inhil, Junaidy Ismail, menjelaskan, iven Wisata Religi Gema Muharram selain merupakan iven daerah yang dilaksanakan untuk memeriahkan tahun baru Islam.

“Iven ini juga telah menjadi agenda iven pariwisata Provinsi Riau dalam menyapa dunia dari negeri hamparan kelapa dunia yang dikenal dengan Inhil Nan Molek dengan berbagai objek wisata alam dan budaya yang menarik,” tuturnya.

Menurutnya, sejak kepemimpinan Bupati HM Wardan tepatnya pada 2014, kegiatan ini selalu tampil Akbar yang berhasil mendulang penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). 

“Bupati Inhil HM Wardan tidak henti – hentinya mengucapkan rasa syukur atas raihan yang telah diinisiasinya sejak awal kepemimpinannya tersebut,” ucapnya.

Puncaknya pada Tahun 2018, Iven Wisata Religi Gema Muharram berhasil memperoleh Penghargaan Juara 3 Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 oleh Kementerian Pariwisata untuk kategori Wisata Halal Terpopuler.

“Gema Muharram juga mendatangkan penceramah kondang tiap tahunnya. Alhamdulillah Gema Muharram meraih juara 3 nasional. Terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungannya kepada Gema Muharram. Begitu juga kepada pihak – pihak yang telah menyukseskan iven ini,” imbuhnya.

Kedepannya, Pemkab Inhil akan lebih meningkatkan lagi kualitas pelaksanaan iven wisata religi Gema Muharram yang telah mendulang berbagai rekor dunia tersebut.

“Kita berharap tentu lebih meningkat lagi karena itu diselurih indonesia. Mudah – mudahan kedepan lebih baik lagi,” pungkasnya.

loading...

Komentar