oleh

Merinding! Dua Warga Sungai Luar Kesurupan ‘Ibu Buaya’, Minta Anaknya Dilepas..

Infoinhil.com – Penangkapan buaya di sungai luar meninggalkan cerita misteri, seorang wanita yang diketahui warga sebagai istri Fahmi, kesurupan tak lama setelah Buaya yang ditangkap sampai di lapangan pasar sungai luar,senin (4/5) sekira pukul 20:00 WIB.

Istri Fahmi yang kesurupan itu kemudian dibawa kerumah warga terdekat, tapi karena ramainya warga, untuk menghindari kerumunan akhirnya dibawa pulang kerumah di Jalan Kejora, RT 5 yang tidak jauh dari pasar.

Saat kesurupan, wanita itu meminta agar anaknya dilepaskan dan mengatakan bahwa anaknya tidak bersalah, bahkan sempat mengancam akan balas dendam kepada warga jika anaknya tidak dilepaskan.

Tidak lama, Orang tua Alm Jasmi (korban yang diterkam buaya) kemudian dipertemukan dengan wanita yang kesurupan itu. Wanita itu kemudian meminta maaf kepada orang tua korban.

“anak saya tidak bersalah, anak saya khilaf telah memakan manusia,” kata wanita itu.

Singkat cerita, setelah orang tua korban memaafkan, wanita yang kesurupan itu langsung siuman.

Bukan Hanya Istri Fahmi, ada seorang wanita lagi yang mengalami kesurupan, Ary namanya, warga RT 3 Jalan Arjuna, desa sungai luar. Selasa (5/5) sekira pukul 4:00 WIB.

Diceritakan, sehabis makan sahur dan cuci tangan, Ary langsung pingsan dan mengalami kesurupan, berteriak teriak histeris hingga membangunkan tetangga sekitar (narasumber) yang kemudian menyaksikan secara langsung.

Rudi, suaminya Ary langsung menghubungi ‘orang pintar’ atau dukun kampung dekat rumah untuk mengobati istrinya yang sedang kesurupan.

Diceritakan, ada yang bikin merinding saat pengobatan berlangsung. Saat kesurupan, wanita itu juga mengatakan hal yang sama dengan wanita yang alami kesurupan sebelumnya, agar warga melepaskan anaknya dan mengatakan anaknya tidak bersalah.

“lepaskan anak aku, anak aku tidak bersalah, dia menyambar tu karena salah penglihatan, dia kira itu hirangan (kera) makanya dia sambar, aku minta maaf, kesian anak aku kelamaan diatas kering kesakitan dia kena tombak,” cerita narasumber kepada Infoinhil.com.

Sebelumnya, seekor buaya menyambar dan menewaskan seorang warga sungai luar saat mencuci udang diatas perahu beberapa hari yang lalu.

Konflik antara manusia dan buaya ini membuat warga murka dan membayar pawang buaya untuk balas dendam yang berakhir pada ditangkapnya seekor buaya tadi malam.

loading...

Komentar