oleh

Hingga Hari ini, 92 Orang Warga Binaan Lapas Kelas IIA Tembilahan di Bebaskan

Infoinhil.com – Hingga hari ini, Senin (27/4/2020) sebanyak 92 orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan mendapatkan asimilasi atau dibebaskan dari tahanan.

“Tanggal 15 kemaren total 90 orang, dan hari ini 2 orang. Jadi total asimilasi hingga hari ini menjadi 92 orang,”kata Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Tembilahan, H.Sukur,S.sos diruang kerja KPLP Lapas Kelas IIA Tembilahan, Marjohan,SH. Senin (27/4/2020) pagi.

Untuk pengawasan terhadap Warga Binaan yang mendapatkan asimilasi, pihak Lapas akan terus memantau. Karna jika mengulangi kesalahannya maka akan di tindak dan dibina kembali.

“Untuk per tanggal 31 Desember 2019 perkiraan total yang akan mendapatkan asmilasi sekitar 111 orang, dan jika Virus Corona cepat berakhir maka akan kita stop asmilasi sesuai petunjuk kantor wilayah,”lanjutnya.

Pengeluaran dan pembebasan tersebut didasarkan pada peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

Serta Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No.M.HH-19 PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Hal tersebut juga tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan No.: PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang hal yang sama.
Untuk, Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, pengeluaran Narapidana dan Anak melalui asimilasi harus dilakukan dengan berbagai ketentuan.

  1. Narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020;
  2. Anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020
  3. Narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP Nomor 99 Tahun 2012
  4. Tidak sedang menjalani subsidair dan bukan warga negara asing (WNA).
loading...

Komentar