Developed in conjunction with Joomla extensions.

Benzema kepada Presiden FFF: Coba Biarkan Saya Main untuk Timnas Lain

Sepak Bola
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Madrid - Karim Benzema menanggapi komentar pedas Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Noel Le Graet. Benzema menantang agar diperbolehkan main untuk timnas lain.

Benzema sudah empat tahun terpinggirkan dari timnas Prancis. Penyebabnya adalah keterlibatannya dalam kasus pemerasan terkait skandal rekaman seks kompatriotnya, Mathieu Valbuena.

Baru-baru ini, polemik soal pantaskah Benzema kembali dipanggil timnas mengemuka. Performa penyerang 31 tahun itu memang tengah mengilap bersama Real Madrid dengan mengemas 11 gol dari 15 kali penampilan di semua kompetisi.


Namun Presiden FFF Noel Le Graet sudah menutup pintu timnas Prancis untuk Benzema.

"Benzema adalah pemain hebat, saya tidak pernah meragukan kualitasnya. Di Real Madrid, dia membuktikan sebagai salah satu yang terbaik di posisinya. Tapi petualangannya bersama Prancis sudah berakhir," kata Le Graet.

Benzema pun merespons pernyataan Le Graet itu. Dia menantang agar diperbolehkan membela timnas lain agar bisa menunjukkan kemampuannya. Pada 2006, sempat muncul kemungkinan Benzema gabung timnas Aljazair yang merupakan negara asal orang tuanya.

"Noel, saya kira Anda tidak akan mencampuri keputusan pelatih," Benzema menulis di akun Twitter-nya seperti dikutip Marca.

"Tolong ingat juga kalau cuma saya yang akan memutuskan kapan saya ingin mengakhiri karier internasional."

"Kalau Anda pikir saya sudah habis, biarkan saya bermain dengan negara lain yang bisa saya perkuat dan kita lihat saja nanti."

Sejak debut di timnas senior pada 2007, Benzema sudah 81 kali tampil untuk Les Bleus dan mencetak 27 gol.

Simak Video "Timnas Prancis Bukan Alasan Mundurnya Zidane dari Madrid"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/rin)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.