Developed in conjunction with Joomla extensions.

Busana Santai Nadiem Dikritik, Komisi X: Tak Perlu Judge Orang dari Outfit

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Mendikbud Nadiem Makarim dikritik karena dinilai berpakaian terlalu santai saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Indonesia (UI). Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menilai hal tersebut tak perlu dibesar-besarkan karena norma kepantasan berpakaian selalu berubah.

"Memang ada orang-orang tertentu yang punya pembawaan tertentu, termasuk dalam pilihan berpakaian atau gaya berbusananya. Di era disrupsi standar kebenaran dalam berpakaian juga bisa berubah," kata Hetifah kepada wartawan, Sabtu (7/12/2019).

Dia mengatakan pejabat atau birokrat pada masa lalu kerap menggunakan safari sebagai baju resmi. Namun saat ini baju putih yang sangat sederhana bisa diterima sebagai pakaian yang bernuansa formal.
"Generasi saya dan sebelumnya, dulu hafal kan ada pengusaha terkenal Bob Sadino.... Nah beliau juga unik berpakaiannya selalu pakai celana pendek. Dulu juga sempat heboh," ujar politikus Golkar ini.

Henifah mengatakan, soal pakaian pejabat, pemerintah memang mempunyai aturan seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 71 Tahun 2018. Dia menilai kritik yang dilontarkan bisa jadi masukan bagi Nadiem.

Busana Santai Nadiem Dikritik, Komisi X: Tak Perlu Judge Orang dari OutfitWakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian (Dok. Pribadi)

Namun Henifah tidak setuju bila seseorang dinilai hanya karena pakaian yang dipakai. Menurutnya, di luar cara berpakaian, yang terpenting Nadiem bekerja untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Simak Video "Nadiem Makarim Buang Naskah Pidato"






Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.