Developed in conjunction with Joomla extensions.

KLB Keracunan Makanan di Pemalang, Korban Bertambah Jadi 209 Orang

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Pemalang - Ratusan warga di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Pemalang, mengalami keracunan makanan sejak Kamis (5/12) lalu. Dilaporkan ada warga yang menjalani rawat inap di tiga titik lokasi yang berbeda.

Kasubbag Humas Polres Pemalang Iptu Nurkhasan mengatakan, berdasarkan data dari Polsek Pulosari, jumlah warga korban keracunan sebanyak 209 orang hingga Sabtu (7/12) pagi. Dari jumlah tersebut, 31 orang dirawat inap, yakni di Klinik Roja As Syifa Moga, RSI Moga, dan Puskesmas Randudongkal. Sedangkan 178 orang rawat jalan.

"Dari laporan Pak Kapolsek (Pulosari), terdapat 31 orang yang dirawat inap," kata Iptu Nurkhasan kepada detikcom, Sabtu (7/12/2019).


Dijelaskan Nurkhasan, sebelumnya terdapat 36 warga menjalani rawat inap, namun 5 warga sudah diperkenankan pulang setelah kondisinya membaik.

"Alhamdulillah 5 warga yang semula rawat inap bisa pulang karena kondisinya membaik," ujarnya.

Sementara ini posko kesehatan yang berada di Balai Desa Karangsari masih dibuka. Petugas medis masih bersiaga untuk memberikan pertolongan pertama bagi warga korban keracunan.

Diberitakan, ratusan warga di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, mengalami keracunan sejak Kamis (5/12) pagi. Sumber makanan penyebab dari keracunan sendiri belum diketahui secara pasti, namun sehari sebelumnya para warga menghadiri acara hajatan di tetangga.

Pemkab Pemalang telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Polres Pemalang juga turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Simak Video "Ratusan Warga Pemalang Keracunan Usai Santap Makanan Hajatan"

[Gambas:Video 20detik]


(rih/rih)




Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.