New Normal salah satu istilah yang belakangan ini menjadi sorotan oleh berbagai pihak. Dengan merebaknya virus corona yang terjadi awal Maret di Indonesia, membuat banyak sektor menjadi kelimpungan.
Untuk itu, setelah masa PSBB berakhir, muncullah istilah baru dan beberapa protokol kesehatan yang wajib diterapkan di era New Normal saat ini.
Seperti 3M ?
Penerapan 3M dapat dilaukan dengan menjalankan setidaknya 3 perilaku disiplin yaitu:
1. Memakai masker
2. Mencuci tangan
3. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
Dilansir tirto.id, menurut paparan Wiku Adisasmito berdasarkan penelitian internasional, memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan COVID-19 sebesar 45 persen.
Lebih baik lagi adalah mengenakan masker bedah yang mampu menekan penyebaran virus COVID-19 hingga 70 persen.
Mencuci tangan merupakan langkah 3M berikutnya untuk menurunkan risiko penularan COVID-19 sebesar 35 persen.
WHO menyarankan, cucilah tangan menggunakan sabun/antiseptik selama 20-30 detik dan menerapkan langkah-langkah yang benar.
Jika dalam kondisi tertentu, semisal tidak ada air dan sabun atau tidak dapat menggunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah memakai cairan yang berbasis setidaknya 60 persen alkohol seperti hand sanitizer.
Penerapan 3M yang paling utama adalah menjaga jarak atau social distancing dengan jarak minimal 1 meter, termasuk dengan menghindari kerumunan.
Wiku Adisasmito mengatakan, jika hal tersebut dilakukan maka akan dapat meminimalisir risiko penyebaran COVID-19 hingga 85 persen.
Apakah dengan menerapkan perilaku disiplin 3M dan #ingatpesanibu dapat menekan angka COVID-19 di Indonesia?
“Asalkan konsisten dan kolektif melakukan perubahan perilaku menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan dilakukan secara sungguh-sungguh,” jawab Wiku Adisasmito.
Kampung halaman saya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan, tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M Covid-19 begitu tinggi. Mayoritas masyarakat di Kabupaten Inhil telah menggunakan masker.
“Alhamdulillah, saat ini berdasarkan pengamatan kami di Satgas, mayoritas masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi. Hal ini terlihat dalam hal penggunaan masker,” kata Trio Beni Putra, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, Kamis (15/10/2020) melalui keterangan tertulis.
Kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker, diungkapkan Trio, tidak hanya berlaku di kawasan perkotaan, melainkan juga di wilayah perdesaan. Saat ini, Trio menuturkan, sangat jarang ditemui pelanggaran protokol kesehatan, khususnya untuk penggunaan masker oleh masyarakat.
“Ini patut kita apresiasi. Artinya penegakan disiplin penggunaan masker efektif di kalangan masyarakat. Kepatuhan tidak hanya tercipta dari kesadaran masyarakat, tetapi juga penertiban yang dilakukan oleh tim Satgas di berbagai tingkatan,” jelas Trio.
Trio mengatakan, tingkat penggunaan masker yang tinggi di kalangan masyarakat, juga ditunjang oleh banyaknya aksi bagi-bagi masker dari berbagai elemen organisasi bahkan pribadi.
“Pembagian masker juga menjadi salah satu faktor kunci ketertiban penerapan protokol kesehatan dalam penggunaan masker. Secara tidak langsung, ini juga membantu penegakan disiplin. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan ini,” tutur Trio.
Berdasarkan keterangan pihak medis, Trio mengatakan, penggunaan masker adalah salah satu langkah yang efektif dalam mencegah atau menekan laju penyebaran Covid-19.
“Kami berharap masyarakat konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker saat berada di luar rumah atau ruang publik sehingga penyebaran atau penularan Covid-19 di Kabupaten Inhil dapat dicegah,” tutup Trio.
Selain penerapan 3M sangat penting, Dr Alexis Ketua Tim Medis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir menjelaskan bahwa masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19.
Dr Aleksis juga menyarankan masyarakat agar dapat mengonsumsi vitamin secara rutin sebagai penunjang kesehatan tubuh.
“Menjaga kesehatan agar imunitas kita selalu kuat sehingga kita tidak gampang sakit kalau terpapar virus,” tutur dr Aleksis melalui keterangan tertulis, Minggu (18/10/2020).
Menurut dr Aleksis, asupan vitamin yang cukup, sangat baik untuk meningkatkam stamina dan menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat.
Dr Aleksis menjelaskan, imunitas yang tinggi di dalam tubuh seseorang akan mampu melawan atau membunuh paparan virus.
“Nah, kalau imun kuat, virus yang menjangkiti kita bisa saja cepat mati atau kalah dengan imun kita. Dengan begitu, virus cepat hilang otomatis kita dalam jangka waktu cepat diharapkan tidak berpotensi lama sebagai penular,” pungkas dr Aleksis.
Selanjutnya, dr Aleksis menjelaskan, untuk menjaga kesehatan tubuh selain konsumsi vitamin dapat ditempuh dengan cara menerapkan pola hidup sehat, yakni makan teratur dan bergizi, istirahat teratur, tidak begadang, olah raga teratur serta tidak kalah penting, jangan stres. Disamping itu pula, cuci tangan setiap saat juga bagian dari pola hidup sehat.
“Vitamin hanya sebagai tambahan, cuci tangan juga termasuk pencegahan. Cuci tangan anda menggunakan sabun dan dengan air mengalir,” tutur dr Aleksis.
Dr Aleksis tidak merinci seberapa besar tingkat efektifitas menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan konsumsi vitamin. Namun, Dia menegaskan, cara tersebut sangat berpengaruh terhadap upaya mencegah penularan Covid-19.
“Kalau sebesar apanya (efektifitas, red) itu tidak bisa diukur dengan angka. Namun cara-cara seperti itu jelas berpengaruh sekali dengan pencegahan penularan virus, seperti Covid-19,” ungkap dr Aleksis seraya mengatakan penularan virus atau Covid-19 secara langsung dapat dicegah dengan upaya memakai masker, menghindari kontak dan cuci tangan setiap saat.
Berbagai cara terus di lakukan untuk mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Baik tentang peraturan Bupati Inhil tentang protokol kesehatan dan lain sebaginya.
Seperti yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Inhil dengan terus sosialisasi memasang stiker ajakan untuk memakai masker yang di tempel di kendaraan umum dan kendaraan milik pemda.
Stiker dengan tema “Ayo Pakai Masker” dengan berbagai ukuran di tempel di setiap kendaraan umum seperti Bus, minibus, Becak, dan kendaraan umum lainnya.
Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melaui Kasat lantas AKP Lassarus Sinaga, mengatakan bahwa pemasangan stiker ayo pakai masker ini di laksanakan sebagai bentuk himbauan terhadap masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.
“Setiker ajakan Ayo Pakai Masker ini kita tempel di setiap kendaraan umum dan pemda bertujuan untuk mengingatkan para penumpang dan pengguna jalan agar wajib memakai masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 ini,” Selasa 20 Oktober 2020.
Lebih lanjut di sampaikan bahwa kegiatan ini menindak lanjuti Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
“Kami akan terus sosialisasikan penggunaan masker maupun protokol kesehatan lainnya dengan harapan agar masyarakat mengerti tentang manfaat masker dalam penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil ini.” ujarnya.
Selain itu anggota Sat Lantas Polres Inhil juga menyampaikan himbauan 4M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan.
“Jumlah stiker yang dipasang serta yang dibagikan sebanyak 48 lembar kepada 48 pengguna kendaraan,” tukasnya.





