Infoinhil.com – Tembilahan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) turut mendukung Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting (GINTAS) melalui kegiatan pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak stunting di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan mengusung tema “Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Stunting untuk Mewujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas”. Pendampingan dilakukan bersama Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Rosdiana, serta bidan dari Puskesmas Pembantu Sungai Beringin sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Pendampingan dilaksanakan secara door to door kepada keluarga yang memiliki anak stunting berdasarkan data Tim Pendamping Keluarga dan Puskesmas Pembantu Sungai Beringin.
Dalam setiap kunjungan, tim menyerahkan bantuan pangan bergizi berupa telur dan buah-buahan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Selain itu, mahasiswa bersama tenaga kesehatan dan kader memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, pola asuh yang baik, pemantauan pertumbuhan anak secara berkala, serta pemanfaatan layanan kesehatan sebagai langkah pencegahan stunting.
Metode kunjungan langsung ke rumah dipilih agar materi edukasi lebih mudah dipahami dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Orang tua juga diberi kesempatan berkonsultasi mengenai tumbuh kembang anak, pola makan, hingga upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pertumbuhan anak secara optimal.
Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Rosdiana, mengatakan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak.
“Pendampingan secara langsung ke rumah keluarga memberikan kesempatan bagi kami untuk melihat kondisi anak sekaligus memberikan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang tepat, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin agar anak dapat tumbuh sehat dan terhindar dari stunting,” ujarnya.
Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau juga berperan aktif mendampingi proses kunjungan, membantu penyaluran bantuan pangan bergizi, serta membangun komunikasi dengan keluarga penerima manfaat.
Kehadiran mahasiswa menjadi bentuk dukungan perguruan tinggi terhadap program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting sekaligus memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan kader di tingkat kelurahan.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena tidak hanya menghadirkan bantuan pangan bergizi, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan secara langsung kepada keluarga.
Melalui sinergi antara Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau, Tim Pendamping Keluarga, dan Puskesmas Pembantu Sungai Beringin, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting terus meningkat sehingga mampu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dengan mengusung semangat “Berdampak untuk Masyarakat”, Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan di bidang kesehatan. Partisipasi dalam Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting (GINTAS) menjadi salah satu wujud kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.





