Scroll untuk baca artikel
Berita

Pekarangan Polsek Disulap Jadi Kebun Jagung, Polsek Sungai Batang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

×

Pekarangan Polsek Disulap Jadi Kebun Jagung, Polsek Sungai Batang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Infoinhil.com – Sungai Batang, Upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian. Salah satunya ditunjukkan oleh Polsek Sungai Batang yang memanfaatkan pekarangan kantor sebagai lahan produktif tanaman jagung.

Pada Selasa (12/05/2026), personel melakukan update perkembangan tanaman jagung di pekarangan Mapolsek yang berada di Kelurahan Benteng. Lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare tersebut kini tumbuh subur dan menjadi simbol nyata dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional.

Kapolsek Sungai Batang, Iptu Bambang Sutriyanto mengatakan, pemanfaatan pekarangan kantor untuk budidaya jagung merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah sekaligus memberi contoh positif kepada masyarakat.

Ini bentuk implementasi Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memberi contoh bahwa pekarangan kantor pun bisa produktif dan bermanfaat,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan terbaru, tanaman jagung di lokasi tersebut telah mencapai tinggi sekitar satu meter. Kondisi tanaman juga terpantau sehat tanpa adanya tanda-tanda serangan ulat pada bagian pucuk.

Meski demikian, personel menemukan adanya pertumbuhan rumput liar di sekitar pangkal batang jagung yang berpotensi menghambat perkembangan tanaman apabila tidak segera dibersihkan.

Untuk menjaga kualitas pertumbuhan, pihak Polsek akan segera melaksanakan penyiangan secara gotong royong bersama anggota. Langkah ini dilakukan agar tanaman tetap sehat hingga memasuki masa panen.

Kita jadwalkan gotong royong anggota untuk membersihkan rumput. Kalau tanaman sehat, hasilnya nanti maksimal dan bisa jadi percontohan bagi masyarakat,” tegas Kapolsek.

Melalui program ini, Polsek Sungai Batang berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis.