Scroll untuk baca artikel
Berita

Peringati HAN 2025, Inhil Tindak Lanjut Kasus Pernikahan Anak

×

Peringati HAN 2025, Inhil Tindak Lanjut Kasus Pernikahan Anak

Sebarkan artikel ini

Infoinhil.com – Inhil, Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk menggelar sosialisasi pencegahan pernikahan anak.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Inhil, bekerja sama dengan Forum Anak Inhil.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemenuhan Hak Anak DP2KBP3A, Siti Munziarni, mengungkapkan kekhawatiran atas masih tingginya angka pernikahan anak di Inhil.

> “Dari data yang kami himpun pada 2024, ada 167 kasus pernikahan usia anak yang diajukan. Sementara untuk tahun 2025 ini, dari Januari hingga Juli, terdapat 7 anak laki-laki dan 88 anak perempuan yang mengajukan pernikahan. Ini belum termasuk yang menikah secara siri. Maka, angkanya kemungkinan lebih tinggi lagi,” ungkapnya, Rabu (6/8/2025).

> “Inilah yang menjadi alasan kami mengadakan kegiatan sosialisasi hari ini. Harapannya, angka tersebut dapat menurun pada tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas P2KBP3A, Matzen, yang mewakili Bunda PAUD Inhil. Ia menyoroti dampak negatif dari pernikahan anak yang semakin mengkhawatirkan.

> “Tingginya kasus perceraian, gangguan kesehatan reproduksi, stunting, putus sekolah, hingga menurunnya kualitas pendidikan dan meningkatnya angka kemiskinan merupakan akibat langsung dari pernikahan usia anak,” jelas Matzen.

Ia menyampaikan ajakan Bunda PAUD Inhil agar seluruh pihak, termasuk orangtua, guru, dan pemangku kepentingan, turut berperan dalam mencegah praktik ini.

> “Orangtua dan guru harus mendorong anak untuk aktif dalam kegiatan positif dan membekali mereka dengan edukasi. Kami juga mengharapkan semua stakeholder bersinergi untuk menekan angka pernikahan anak di Inhil,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung Wanita Tembilahan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada kecamatan yang menjadi pemenang Lomba Video dalam rangka Hari Anak Nasional.

Selain itu, Dinas Kesehatan Inhil turut membagikan tablet tambah darah kepada peserta yang hadir sebagai bagian dari kampanye kesehatan remaja.

Sesi berikutnya diisi dengan pemaparan materi oleh Dr. Ruhiat, konselor bidang keagamaan dari Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), yang menekankan pentingnya ketahanan keluarga dan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi pencegahan pernikahan anak.