oleh

Menggunakan Rangka Bailey, Jembatan Tuk Jimun Belum Diperbaiki

Infoinhil.com – Satu satunya jembatan penghubung mengangkut hasil perkebunan masyarakat di desa Tuk Jimun mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan dua tahun lalu Jembatan Tuk Jimun, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir ini pernah amblas, hingga sekarang belum ada renovasi atau perbaikan dari pihak terkait.

banner 720x90

Kepala Dinas PUTR kabupaten Indragiri Hilir, Umar saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021) mengatakan jembatan Tuk Jimun menggunakan sistem rangka bailey dan dalam kondisi rusak berat sehingga perlu persiapan pembangunan dan anggaran yang besar. 

“Jembatan Tuk Jimun berdasarkan hasil peninjauan kami di lapangan yang ada saat ini merupakan jembatan rangka bailey, dengan kondisi mengalami kerusakan yang agak berat, terutama pada bangunan atasnya,” kata Umar. 

Rangka bailey merupakan rangka jembatan model kuno yang dibangun pada masa penjajahan. Jaman sekarang dimodifikasi dengan material panel dari baja ringan dan papan tebal. Sedangkan Jembatan Tuk Jimun masih memakai panel besi. 

“Untuk kelanjutannya, kami akan berkoordinasi dengan pihak dan unsur terkait untuk tindak lanjut pembangunan Jembatan Tuk Jimun ke depan,” ungkapnya. 

Ia mengatakan beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk membangun Jembatan Tuk Jimun. 

“Diawali dengan persiapan kelengkapan Detail Engineering Design (DED), perencanaan teknis dan kebutuhan anggaran yang akan dipersiapkan. Terkait anggaran kami berusaha mencarinya, dimana ada peluang kami jemput baik itu di tingkat provinsi atau ke pusat,” terang Umar. 

Saat ini, Kadis PUTR, Umar mengimbau bagi masyarakat yang melewati lokasi Jembatan Tuk Jimun agar dapat berhati-hati.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, tidak membawa muatan lebih ketika melewati Jembatan itu demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbaunya. 

loading...

Komentar