oleh

Update Covid-19 Inhil: PDP Bertambah 2 Orang, Inhil Tidak Lockdown

Infoinhil.com – Sampai pukul 12.00 WIB, warga inhil yang telah dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 2 (dua) orang, sehingga jumlah seluruhnya 5 (lima) orang, sementara Data total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 130 Orang.

Demikian disampaikan Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil melalui Press Rilis kepada Media, Jum’at (27/3).

Selain itu, Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil mengatakan, seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting dalam upaya penangangan pencegahan covid-19.

“Pada pukul 08.00 WIB, 27 Maret 2020, dilaksanakan penyemprotan desinfektan bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kec. Tembilahan di Kantor Camat Tembilahan dan dihadiri oleh Bupati Inhil,” sebutnya dalam rilis.

Dari Bidang Institusi pendidikan melakukan penyemprotan cairan disinfektan pertanggal pada pukul 11.00 WIB di Kantor Korwil Pendidikan (Tembilahan, Kateman, Kempas dan Kemuning), 4 PAUD, 15 SD dan 1 SMP.

Bidang transportasi tanggal 26 Maret 2020, masyarakat yg diperiksa di Terminal Bandar Laksamana Indragiri berjumlah 1092 orang.

Sampai dengan saat ini data yang ada di Pekanbaru berdasarkan data Dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau tercatat 290 (dua ratus sembilan puluh) orang, dengan ODP 258 Orang dan PDP 31 Orang dan 1 orang Positif Covid-19.

Selain itu, Posko Gugus Tugas Covid -19 Inhil juga menyatakan tidak benar adanya Informasi Kabupaten Inhil melakukan Lockdown, karena sampai saat ini belum ada intruksi dari Presiden terkait hal tersebut.

Hal ini disampaikan karena banyaknya pertanyaan atau isu bahwa Kabupaten Inhil besok, Tanggal 28 Maret 2020 akan melakukan Lockdown.

“Dalam rangka pencegahan Covid – 19 semakin berkembang, sebaiknya Masyarakat mengikuti arahan pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah, kecuali sangat penting,” tambahnya.

Saat ini, Posko Gugus Tugas Penanganan Pencegahan covid-19 kabupaten Inhil telah memiliki media informasi melalui website https://covid19.inhilkab.go.id untuk menyampaikan kondisi pasien yang positif terpapar Covid-19 secara realtime dan call center 0822 8681 0123.

(TW)

loading...

Komentar