infoinhil.com .: Situs Berita Inhil #1:.

Sunday
Oct 26th
Home Info Inhil Hukum & Kriminal 84 Karyawan Café Puja Sera Terjaring Razia Pekat

84 Karyawan Café Puja Sera Terjaring Razia Pekat

Karena Tidak Memiliki KTP dan Beraktifitas Disaat Orang Melaksanakan Tarawih
Tembilahan (infoinhil.com) – Sebanyak 84 karyawan café Puja Sera di Jalan Kapten Mukhtar Tembilahan yaitu sebanyak  84 perempuan dan satu pria. Pada Sabtu (6/8) Sekitar pukul 23.00 Wib terjaring razia pekat gabungan yang dilakukan  Pihak Polres dan Satpol Inhil karena kedapatan tidak memiliki identitas diri atau KTP (Kartu Tanda Penduduk) ketika diperiksa para petugas di lokasi puja sera.

Dimana para terjaring langsung dibawa ke Mapolres Inhil untuk didata dan diberikan penjelasan dan pengarahan  oleh para petugas  dari Pemda Inhil yang dalam ini Satpol Inhil dan juga pihak Polres Inhil. Adapun para karyawan yang terjaring tersebut tidak sedikit para karyawannya yang di bawah umur. Yaitu sebanyak 33 orang dibawah umur 17 dan sebanyak 51 orang yang diatas umur 17 tahun.

Didalam penyampaian pengarahan kepada para karyawan yang terjaring,  Kakan Satpol Inhil Martha Hariyadi mengharapkan kepada pengelola café dan   para karyawan pujasera hendaknya bisa menghargai orang sedang melakukan ibadah shalat tarawih dibulan suci ramadhan ini, dengan tidak melakukan kegiatan aktitasnya ketika waktu shalat tarawih.

“Kita atas nama pemerintah Inhil mengharapkan hal ini, bisa ditaati oleh para pengelola café dan karyawan pujasera. Selain itu, kita mengharapkan kepada pengelola café  bisa memperhatikan dan karyawannya agar bagaimana  bisa karyawan  memiliki KTP. Apalagi saat ini untuk pembuatan KTP itu sudah mudah dan tidak dikenakan biaya” Terang Kakan Satpol  di Aula Mapolres kepada pengelola café dan karyawan café yang terjaring.

Kemudian arahan yang sama juga disampaikan oleh pihak Polres Inhil, Yaitu Kabag Ops Polres Inhil AKP Yuniar Ari Darmawan yang diwakili oleh Ipda Alimbi. Mengharapkan hal yang sama agar para pengelola café dan juga karyawan café pujasera, bisa menghargai orang yang melaksana ibadah shalat tarawih dan juga bisa mengurus admintrasi identitas yakni KTP.

“ Setelah malam ini, kita berharap pada kegiatan razia selanjutnya nantinya tidak ada lagi kita temukan permasalah ini. Seandainya masih kita temukan lagi masalah yang sama jangan salahkan kami lagi. “ Sampai Ipda Alimbi.

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Tri Julianto Djatiutomo melalui Pahumas Polres Inhil Ipda Zahari ketika ditemui infoinhil.com (6/8) mengatakan bahwa kegiatan razia pekat yang dilakukan itu, telah dimulai sejak tanggal 28 Juli 2011 dan sampai 8 September 2001 nanti dan kegiatan razia tersebut dilakukan secara rutin. “ Kegiatan razia pekat ini, kita lakukan siang dan malam sampai jadwalnya nanti” Ujar Ipda Zahari  (spt)