Tembilahan(infoinhil.com) – Udang Cakrek atau biasa disebut dengan udang nenek yang banyak terdapat di daerah desa pesisir Inhil. Kini banyak diminati dipasaran bebas sehingga tidak jarang udang ini menjadi langka dan sulit untuk didapati apalagi bukan pada dimusimnya.
Selain memiliki harga jual dan beli yang tinggi, yaitu harga perekornya (ukuran 9 cm) mencapai 20 ribuan. Udang ini juga merupakan jenis udang yang banyak mengandung protein. Sehingga minat permintaannya sangat tinggi di pasaran bebas.
Usman (40 th) penampung udang Cakrek di Kuala Enok kecamatan Tanah ( 27/5) mengungkapkan bahwa udang cakrek atau udang nenek banyak dia dapati didaerah desa pesisir Inhil utara, seperti di desa Bekawan (Mandah), Kuala Selat (Kateman) dan desa Concong.
“ Memang udang ini, kalau bukan ditempatnya sulit untuk mendapatkannya. Apalagi dengan harganya yang tergolong cukup lumayan tinggi membuat jenis udang tidak banyak beredar dipasaran didaerah setempat. Karena nelayan lebih banyak memilihi menjualnya dari untuk dimakan karena harganya tersebut” Ungkapnya.
Diakui juga bahwa udang nenek yang ditampungi itu dari berbagai desa pesisir di Inhil utara. di bawa dan dijualkannya ke Jakarta dengan pengiriman menggunakan pesawat. dalam 2 hari sekali perekor 50 ekor.” Kita mengirimkan udang ini ke Jakarta dan pengiriman biasanya dua hari sekali tetapi jika musim tiba pengirman bisa kita lakukan tiap harinya “ Ujarnya(Spt)


