Developed in conjunction with Joomla extensions.

Miris! Listrik di Putus PLN, Anak Panti Ini bayar Denda dengan Uang Celengan

Info Unik
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Infoinhil.com - Sebuah postingan Facebook menjadi viral terkait dugaan pemutusan Instalasi Listrik oleh PLN Pacet di Panti Asuhan Villa Do'a dimana penghuninya mayoritas Anak yatim di Dusun Jubel Desa Kembang Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Selasa (11/06/2017).

Postingan tersebut diunggah oleh akun Gunaone Ngoro, Selasa (11/06/2017) pukul 15:13 dengan disertakan 3 foto dan sebuah video.

Dalam postingan tersebut, Gunaone Ngoro menuliskan telah terjadi pemutusan di Villa Do'a dimana mayoritas penghuninya adalah anak yatim.

Mirisnya, Listrik kembali terpasang setelah anak-anak panti membayar denda ke kantor PLN Pacet sejumlah 10.8 Juta Rupiah dengan menggunakan uang receh dari celengan/tabungan mereka dengan harapan listrik kembali hidup ditempat mereka tinggal.

berikut isi postingannya.

Hari ini selasa 11/06/2017
Pukul 13.00

Pemutusan intalasi Listrik Oleh PLN PACET
Di Villa Do'a penghuni Mayoritas Anak Yatim Dusun Jubel Desa Kembang Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto

Kembali terpasang dengan membayar denda ke kantor PLN Pacet untuk Panti Asuhan Villa Doa Jubel Pacet sejumlah 10,8 jt oleh Adik" panti , mereka rela menggunakan uang tabungan/Celengan pakai Uang Recehan untuk bayar *DENDA* hanya utk berharap listrik kembali hidup ditempat mereka tinggal.....

Ini PLN malu, mungkin suatu saat akan dikembalikan lagi yg lebih besar dari Denda itu uang Anak Yatim

Saudaraaaaku PLN...... !!!


Postingan tersebut sudah di dibagikan sebanyak 3.806 kali dan dipenuhi oleh ribuan komentar dari para netizen.
banyak yang menyayangkan kenapa hal tersebut sampai terjadi, berikut beberapa komentar netizen.

"Anak yatim, dhuafa dan fakir miskin kan harusnya negara yg nanggung sesuai amanat UUD 1945" komentar Ernest Benneldy Piliang

"Ya Allah makin parah aja ya,padahal khusus panti asuhan ada toleransi ke,g sampe segitunya,,mdh2n ada gantinya yg lebihnya anak2,,doa kalian akan selalu terkabul aamiin" tulis Arif Kazuma Mulyawan.

"Menurut hemat sy bukan cuma pln ny yg hrs diketuk hatinya..tapi pemdanya...
klo ada tunggakan listrik mmg hrs dibayar lah krn pln jg sy kira hrs setor, tp utk denda hrsnya ada kebijakan pimp pln utk dihapuskan..." tulis Tamimi dalam kolom komentar.

dalam postingan Gunaone juga ditampilkan video anak anak yang diduga sedang menyerahkan tabungannya didepan kantor PLN untuk membayar denda listrik PLN tempat tinggal mereka.

Miris sekali ya, bayangkan berapa lama mereka menabung dan cita-cita dari hasil tabungan masa depan mereka harus pupus karena harus membayar PLN terlebih dahulu.

Ini Videonya

(rr/iic)

Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.