Developed in conjunction with Joomla extensions.

Rapat Bersama di BNPP RI, Wabup Berharap Masalah Abrasi Meranti Selesai di Era Jokowi-JK

Meranti
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

JAKARTA - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim menghadiri rapat bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia ( BNPP RI) berharap masalah abrasi yang mengancam kabupaten itu dapat diselesaikan di masa kepemimpinan Jokowi-JK di Hotel Luminor, Jakarta.

Menurut M Firdaus, Rapat yang ditaja BNPP RI itu merupakan Rapat Penyusunan Bahan Rencana Aksi Insfrastruktur Kawasan Perbatasan yang berlangsung dari Tanggal 22 hingga 24 Maret 2017.

Ikut mendampingi Wabup Said Hasyim, yakni Kepala BAPPEDA, Mamun Murod, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Hariadi SST MT, Kadis Perhubungan Hendra Putra, Plt Kadisdikbud H. Rosdaner dan Sekretaris Kesehatan Dr Misri Hasanto.

Dalam kesempatan itu juga, Kata M Firdaus, Wabup Said Hasyim menyampaikan kepada BNPP RI terkait dalam merealisasikan pembangunan, jangan saja fokus pada insfrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, pelabuhan dan lainnya.

Tetapi perlu dipikirkan juga oleh BNPP RI terkait kedaulatan NKRI, misal Khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti yang setiap tahunnya terjadi abrasi yang masif hingga puluhan Meter menggurus Wilayah daratan.

"Pak Wakil Bupati berharap, masalah abrasi di Wilayah Kepulauan Meranti yang sudah terjadi berabad-abad lamanya ini bisa diselesaikan di Era Pemerintahan Jokowi-JK yang dilihat gesit membangun wilayah Perbatasan RI,"tuturnya.

Dalam kesempatan itu tentunya, Pemkab Kepulauan Meranti yang dikoordinir oleh Bappeda tetap komitmen mengusulkan beberapa kegiatan strategis dikawasan yang termasuk Lokpri, seperti pembangunan jalan poros, pendidikan, kesehatan, pelabuhan, pasar rakyat dan terutama penanggulangan abrasi. (aw)

Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.