Developed in conjunction with Joomla extensions.

Ketua IPW Riau: Kapolres Inhil Layak Diberi Penghargaan

Pekanbaru
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

PEKANBARU (Infoinhil.com) - Terkait Dengan Keberhasilannya Dalam Mengungkap Kasus Pembobolan BRI,  Kapolres Inhil Layak Diberi Penghargaan, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Larshen Yunus S.Sos Sc M.Si selaku Ketua Koordinator Wilayah, Indonesia Police Watch (IPW Riau). disela-sela Pelaksanaan Diskusi Awal bulan (1/2/2018).

Peneliti IPW Riau juga menyinggung terkait dengan Kinerja yang telah dilakukan oleh Jajaran Polres Indragiri Hilir, Khususnya kepada AKBP Christian Rony Putra S.IK MH, selaku Kapolres di Negeri Seribu Parit tersebut.

Bertempat di Nom Cafe, Jalan Durian Pekanbaru, Larshen sapaan akrab dari Ketua IPW Riau tersebut, mengatakan bahwa hal-hal seperti itu harus kita perhatikan juga, Kinerja dari Aparat Kepolisian yang ada jauh dari jangkauan ibukota Provinsi Riau tersebut juga harus lebih diperhatikan.

Meskipun baru saja bertugas dan memiliki segala keterbatasan, AKBP Christian Rony Putra telah menunjukkan Kinerja awalnya. “Jujur, beliau itu Orang Percaya, ‘Anak Tuhan’ dan tentunya sangat berpengalaman. Jadi, wajar-wajar saja kerap menorehkan Prestasi” ungkap Larshen Yunus selaku Ketua IPW Riau.

Sebagaimana dari beberapa sumber media yang terdapat di Inhil, secara umum Informasi di Kota Pekanbaru, bahwa Insiden kejadian tersebut sangatlah menghebohkan, bermula atas adanya Persoalan Internal di dalam Bank itu sendiri. 

Hal tersebut terlihat ketika Tim Penyidik Polres Inhil berhasil mengetahui dan segera meringkus otak dari Pembobolan Brangkas BRI tersebut.

Yakni, 3 (tiga) orang telah berhasil diringkus oleh Aparat Polres Indragiri Hilir, karena terbukti menjadi bahagian dari Pembobolan Brankas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kotabaru, Kecamatan Keritang. 

Dari aksinya, mereka membawa uang sejumlah Rp 1.098.724.000 ludes tanpa sisa dibawa kabur oleh Pencuri tersebut, Satu dari pelaku merupakan Satpam/Security BRI.

Dari tangan para pelaku, Aparat Polisi yang bertugas berhasil menyita uang hasil kejahatan sebesar Rp 998.068.000. Sisanya sebanyak Rp 100.580.000 masih dalam pencarian. 

Menurut keterangan seorang pelaku, uang Rp 100 juta itu disimpan di rumah seorang keluarganya yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

"Salah seorang di antara tiga tersangka adalah Petugas Sekurity dengan inisial RI, usianya 26 tahun," kata Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra di Ruang Tri Brata. 

Selain RI, dua tersangka lain adalah KR, 61, dan CP, 32. yang menarik, kata Kapolres, 3 (tiga) dari tersangka tersebut, ternyata masih ada Hubungan Keluarga. 

Atas Prestasi tersebut, bukan hanya IPW Riau saja yang memberikan apresiatif, dalam hal ini Pemimpin Kantor Cabang BRI Tembilahan, Ondo Hasudungan Hutagalung mewakili Direksi BRI dan jajaran Kantor Cabang BRI Tembilahan turut berterimakasih dan mengucapkan Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra SIK MH, Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir, AKP Arry Prasetyo SH MH serta Kapolsek Keritang, AKP Lassarus Sinaga SH beserta jajarannya.

Atas kerja keras yang dilakukan oleh Jajaran Polres Inhil dan dibantu oleh personil Polsek Keritang, akhirnya para pelaku pembobolan brankas senilai Rp. 1.098.724.000 di BRI Unit Kotabaru tersebut langsung dapat ditangkap beserta barang buktinya, berupa uang hasil pembobolan. 

Apresiasi tersebut berulang-ulang disampaikan oleh Pemimpin Cabang BRI Tembilahan, Ondo Hasudungan Hutagalung kepada Bapak Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra SIK MH.  ‘’Kerja keras yang dilakukan oleh Jajaran Polres Inhil dan Polsek Keritang tidak lepas dari kesigapan dan kecermatan yang dilakukan oleh para Tim.

Diakui AKBP Rony, bahwa Pemimpin Cabang BRI Tembilahan sangat intens melakukan Silaturrahim serta Berkoordinasi secara aktif dengan Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetyo SH MH, khususnya dalam memberikan informasi yang dibutuhkan guna Proses Penyelidikan, Sehingga cepat menangkap Pelaku hanya dalam waktu 2 X 24 jam saja.

Pada akhirnya, Larshen Yunus selaku Ketua Indonesia Police Watch (IPW Provinsi Riau-red), mengajak kepada seluruh hadirin. Agar membersihkan hal-hal yang tidak baik dari dalam Kehidupan masing-masing,  baik itu Fikiran, Penglihatan maupun Tutur Kata.

“Mulailah tanamkan sikap Harmoni dari dalam Rumah Tangga kita sehari-harinya, Agar kelak pada saat berada didalam suasana dan kondisi yang bersifat umum, bisa segera di Atasi dengan baik” Akhir Larshen yang juga merupakan mantan Ketua Granat Provinsi Riau

 

Laporan : T. Muhammad Alkindi Fauzi, S.IP

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.