Developed in conjunction with Joomla extensions.

Ratusan Warga Inhil di Pekanbaru Hadiri Buka Puasa Bersama Pemkab Inhil

Pekanbaru
Typography

PEKANBARU (Infoinhil.com) - Ratusan masyarakat Pekanbaru asal Indragiri Hilir memadati Grand Ballroom Hotel Pangeran, Senin sore (5/6/17) dalam acara Buka Puasa Bersama Pemerintah Indragiri Hilir bersama Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Pekanbaru.

PEKANBARU (Infoinhil.com) - Ratusan masyarakat Pekanbaru asal Indragiri Hilir memadati Grand Ballroom Hotel Pangeran, Senin sore (5/6/17) dalam acara Buka Puasa Bersama Pemerintah Indragiri Hilir bersama Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Pekanbaru.

Sekretaris Umum KKIH Pekanbaru, Supan Azis menyampaikan, kegiatan yang diadakan setiap tahun ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Inhil yang ada di Pekanbaru.

"Disinilah menjadi ajang kita bersilaturahmi. Banyak juga saudara-saudara kita asal Inhil yang sudah lama tak pulang kampung. Lewat acara ini, kita dapat saling melepas rindu," kata Supan saat menyampaikan sambutannya mewakili KKIH.

Melalui acara ini pula, sambung Supan, perkembangan di kampung halaman dapat pula didapatkan. Dari cerita-cerita yang dibawa para perantauan asal Inhil tersebut, menjadi pelepas rindu akan kampung.

Sedangkan Bupati Inhil H Muhammad Wardan bersyukur bahwa Pemkab Inhil sampai saat ini masih dapat melaksanakan kegiatan tersebut. Dia sendiri juga mengakui bahwa melalui pertemuan tersebut, silaturahmi semakin tercipta.

"Alhamdulillah, acara ini setiap tahunnya bisa kita laksanakan. Melalui acara ini, selain bersilaturahmi, kita juga dapat melepas rindu terutama yang sudah lama tak jumpa," ucap Wardan.

Pada kesempatan tersebut, Wardan juga tak lupa menceritakan berbagai kemajuan yang telah dialami Inhil saat ini. Melalui beberapa program prioritas, seperti DMIJ serta penyelamatan kebun kelapa rakyat, saat ini Inhil cukup berkembang.

Ditambahkan, khusus untuk penyelamatan perkebunan kelapa memang menjadi salah satu prioritasnya karena memang kebun kelapa merupakan 'pohon kehidupan' bagi 72 persen masyarakat Inhil.

"Alhamdulillah, dengan upaya yang terus kita lakukan, kini ada 16 eksavator yang kita bagikan ke 16 kecamatan. Ini tentunya sebagai upaya kita memperbaiki kebun-kebun rakyat," ungkap Wardan.

Harga kelapa, kini juga relatif tinggi dan stabil. Dia mengakui bahwa saat ini ada terjadi sedikit penurunan harga, tapi itu tentu jadi bahan pemikirannya bersama OPD terkait.

"Kita tetap terus carikan jalan keluarnya agar harga kelapa dapat terus tinggi. Karena kita tau, harga kelapa merupakan jaminan kesejahteraan mayoritas masyarakat kita," kata Wardan.

Khusus untuk kelapa ini pula, papar Wardan pula, Inhil telah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah perayaan World Coconut Day atau Hari Kelapa Dunia. Tepatnya pada 9 September nanti, yang akan dihadiri oleh perwakilan 11 negara.

"Kita berharap melalui kegiatan ini, akan dapat mengenalkan Inhil pada dunia, khususnya dari kelapanya," harap Wardan.

Dalam kegiatan ini, tampak hadir Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli, para anggota DPRD Riau asal dapil Inhil dan DPRD Inhil, Sekda Inhil, Ketua DPRD Inhil, Kapolres Inhil, Dandim Inhil, Kepala Kejaksaan Inhil, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Inhil, Sementara Sekdakab Inhil, dan para pejabat Inhil lainnya.(adv/diskominfo/my)

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.