Developed in conjunction with Joomla extensions.

Kinerja Tidak Memuaskan, Pengurus Persih Di Desak Ganti Pelatih

Sepak Bola
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Tembilahan (infoinhil.com)- Kekalahan yang dialami tim kesayangan masyarakat Kabupaten Inhil 2-0 dari PSDS beberapa hari lalu, mendapat kritikan dari pendukung Persih Fans Club. Hal itu membuktikan terjadinya kemerosotan prestasi yang diperlihatkan kesebelasan Persih Tembilahan di ajang divisi utama, yang saat ini masih tetap bertahan di papan bawah.

Ketua Persih Fans Club Zulkifli menilai, persoalan mendasar yang dialami tim Harimau Rawa ini lebih disebabkan karena pengaruh pelatih yang kurang jeli melihat kemampuan para pemain. Ia berharap, agar permasalahan ini tak berlarut-larut, Ketua Umum dan seluruh pengurus Persih untuk segera mengambil sikap dengan mengganti posisi pelatih, yang saat ini ditempati Dananjaya.

Selama kepemimpinan Dananjaya, belum ada perubahan yang signifikan terhadap prestasi Persih diajang liga divisi utama, meskipun beberapa waktu lalu pengurus Persih telah mengeluarkan dan merekrut pemain-pemain baru. Saya pikir, persoalan sekarang berada ditangan pelatih, yang seharusnya juga diganti,” ujar Zulkifli kepada wartawan, Minggu (1/2) di Sekretariat Persih Fans Club Tembilahan.

Zulkifli yang biasa dipanggil Filay mengakui, perhatian Pemkab untuk menunjang prestasi Persih selama ini dinilai cukup maksimal, termasuk masalah pembayaran gaji pelatih dan pemain serta semua fasilitas pendukung lainnya yang disediakan. Tahun 2008 saja, selain membangun stadion yang menelan anggaran hingga Rp 45 Milyar, Pemkab juga mengucurkan dana Rp 2,5 Milyar untuk peningkatan prestasi Persih. Namun sejauh ini, kontribusi yang diberikan kepada masyarakat Inhil belum seimbang, sebab hingga saat ini kesebelasan Persih masih bertengger di urutan 11 posisi sementara diajang divisi utama.

“Jadi bukan masalah pemain atau fasilitas lagi yang kurang, tapi pelatihnya yang harus segera diganti, agar prestasi Persih kembali meningkat seperti yang diharapkan masyarakat Inhil. Jadi, jangan ada dusta diantara kita lah,” saran Filay.

Hal senada juga disampaikan pengurus Persih Fans Club lainnya. Dhoni Yudha mengaku kecewa dengan kinerja manajemen khususnya pelatih Persih Dananjaya. Sehingga tidak seimbang gaji pelatih yang cukup besar dengan nilai Rp 500 juta pertahun dengan kinerja yang dihasilkan.

Karena selama divisi utama digelar dan tinggal menyisakan 12 partai, prestasi Persih belum memperlihatkan peningkatan yang signifikan. Apalagi saat melakukan pertandingan di kandang lawan, Persih selalu mengalami kekalahan, kecuali sekali saat mengalahkan Semen Padang 1-0 di Sijunjung.

Kalau begini kinerjanya, turunkan saja gaji pelatih atau ganti dengan pelatih baru yang lebih berpengalaman,” pungkasnya.(spt/my)

Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.