Developed in conjunction with Joomla extensions.

Mourinho: Tak Akan Ada Lagi Wenger-Wenger Baru yang Awet di Satu Klub

Sepak Bola
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Jose Mourinho percaya kini mustahil, atau minimal nyaris mustahil, untuk seorang manajer awet di sebuah klub. Arsene Wenger adalah yang terakhir.

Wenger mengakhiri era 22 tahun kepelatihannya di Arsenal pada 2018 lalu. Ia mencatatkan diri sebagai manajer tersukses dengan raihan 17 trofi termasuk tiga titel Premier League.

Penggantinya yakni Unai Emery, baru saja dipecat di tengah perjalanan tahun kedua menangani Arsenal. Kini Fredrik Ljungberg, mantan anak asuh Wenger, mengisi posisi sebagai caretaker.

Wenger diyakini menjadi manajer terakhir yang begitu awet di sebuah klub, setidaknya begitu menurut Mourinho. Mourinho sendiri dalam 19 tahun karier kepelatihannya sudah menangani sembilan klub, termasuk Tottenham Hotspur yang baru-baru ini mengangkatnya sebagai pengganti Mauricio Pochettino.

"20 tahun di sebuah klub? Saya rasa itu tidak mungkin lagi. Kehidupan yang modern, teknologi baru, media sosial, saya rasa semuanya berpengaruh," kata Mourinho dikutip Sky Sports.

"Bahkan mentalitas masyarakat, hubungan yang lebih cepat terjalin, lebih mudah jenuh, begitu banyak hal yang berubah. Tidak cuma sepakbola, tapi dunia dan persepsi akan segala sesuatu. Saya rasa Wenger adalah yang terakhir."

"Kami harus beradaptasi dan harus mencoba membuktikan bahwa kami adalah orang yang tepat untuk pekerjaan yang ada. Kami harus berjuang untuk pekerjaan kami setiap harinya," imbuhnya.

Simak Video "Dipecat Arsenal, Bagaimana Statistik Emery?"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.