Developed in conjunction with Joomla extensions.

Smalling Sukses KO Messi di Old Trafford

Sepak Bola
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Manchester - Chris Smalling setidaknya membuktikan ucapannya untuk mematikan Lionel Messi. Tak cuma itu, Smalling juga bikin Messi tumbang dan berdarah-darah.

Messi jelas jadi ancaman untuk lini belakang Manchester United mengingat dia tampil tajam musim ini dengan 43 gol dan 21 assist di seluruh kompetisi, termasuk delapan gol di Liga Champions.

Selain itu juga, Messi punya catatan apik saat menghadapi tim-tim Inggris dengan 22 gol dibuatnya, 12 di antaranya dari delapan pertemuan terakhir. Boleh dibilang tak ada kesempatan untuk lini belakang MU bernapas saat jumpa kapten Barcelona itu.



Pemain Argentina itu setidaknya membuktikan ketika crossingnya pada menit ke-12 leg pertama perempatfinal di Old Trafford, Kamis (11/4/2019) dinihari WIB, berhasil disambut Luis Suarez dengan kepala. Bola mengenai badan Luke Shaw dan masuk ke gawang David de Gea.

Tapi hanya itu saja mungkin aksi membahayakan Messi karena selama 90 menit berada di lapangan, dia tidak berkutik sama sekali. Dia hanya bikin satu attempts dengan dua kali dribel sukses dan satu kali kehilangan bola.

Makin suram untuk Messi di laga itu adalah ketika dia harus tumbang pada menit ke-28. Saat itu Messi yang sedang menunggu bola dari udara, tiba-tiba diterjang Smalling dari belakang. Dalam tayangan ulang, terlihat tangan Smalling mengenai wajah Messi.

Messi pun langsung terkapar. Tak lama kemudian, hidung Messi mengucurkan darah yang cukup banyak. Ternyata tak cuma hidung, tapi mata Messi juga mengalami luka sehingga mendapat perawatan cukup lama di pinggir lapangan.

Tapi setelah insiden itu, seperti yang dikatakan statistik di atas, Messi lantas menurun dan tak bisa berbuat banyak. Smalling pun seperti melunasi janjinya untuk mematikan Messi agar tidak bisa bikin gol, layaknya Kylian Mbappe di leg kedua 16 besar lalu.

"Saya rasa duel itu ada karena kami sama-sama mengincar bola. Kami harus bermain dengan intensitas yang tidak biasa kami perlihatkan setiap pekannya dan masih ada peluang di leg kedua," ujar Smalling di BT Sport.

"Kami menekan mereka dan menyulitkan. Sayangnya kami tidak bisa bikin gol. Saya pikir kami membuat banyak peluang bagus. Kami tampil bagus di babak pertama ketika kami menekan dan mereka terlihat gugup. Tapi barulah kami bisa mengimbangi di babak kedua," sambungnya.

Apakah Smalling bisa melakukannya lagi di Camp Nou pekan depan?

(mrp/din)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.