Developed in conjunction with Joomla extensions.

Strategi Parkir Bus Masih Jadi Momok City

Sepak Bola
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Manchester - Ada satu PR Pep Guardiola sebelum musim dimulai. Manajer Manchester City itu mengaku masih kesulitan menghadapi tim yang bertahan total.

Citizens menjadi tim dengan daya ledak terbaik sejak diasuh Guardiola. Musim lalu mereka berhasil mencetak 106 gol yang membuat tim menjadi juara Premier League dan merupakan rekor kompetisi tersebut.

Tak selamanya permainan menyerang City dengan penguasaan bola tinggi itu berdampak baik untuk mereka. Karena terkadang mereka pun sangat kesulitan ketika menghadapi tim yang bermain begitu ke dalam.





Wajar adanya jika tim-tim yang levelnya berada di bawah City memakai strategi parkir bus untuk menahan gempuran City. Hal ini masih jadi fokus utama Guardiola untuk dicari solusinya musim ini.

"Filosofi dasar kami masih tetap sama. Tapi, kami mendapatkan banyak masalah saat menyerang ketika melawan tim dengan formasi 5-4-1 dan ketika seorang striker sejajar dengan gelandang bertahan dan 10 pemain berada dalam posisi yang sangat dalam," ungkap Guardiola kepada Sky Sports.

"Kami berpikir tentang bagaimana cara menyerang balik sistem tersebut. Di sepakbola, orang-orang bertanya apa yang akan Anda lakukan? Gaya main apa yang akan dimainkan? Pertama-tama saya harus tahu kualitas para pemain yang dimiliki."

"Saya sudah tahu itu, tapi saya juga harus tahu bagaimana musuh bermain. Apakah mereka bermain dengan empat atau lima bek? Pressing tinggi atau bermain sangat dalam? Bola panjang atau penguasaan bola? Semuanya berbeda dan karena itulah sepakbola sangat baik. Setiap laga akan berbeda."




(mrp/mfi)


Sumber: detik.com
loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.