Developed in conjunction with Joomla extensions.

Pemkab Inhil Harapkan Puskesmas Lacak dan Segera Tangani Bayi Gizi Buruk

Lain-lain
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

TEMBILAHAN (Infoinhil.com) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan mengharapkan kepada Puskesmas agar terus melakukan penanganan dan pelacakan kasus bayi dan anak yang mengalami permasalahan gizi kurang atau gizi buruk. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Zainal Arifin menyatakan, masyarakat terus mengunjungi Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan gizi kurang dan gizi buruk. 

Bagi masyarakat yang menemukan anak-anak dengan gizi kurang atau gizi buruk, bisa melaporkan dan membawanya ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan perbaikan gizi. 

"Karena indikator keberhasilan kita adalah semua kasus gizi kurang atau gizi buruk dapat ditangani 100 persen," ungkapnya. 

Seperti kasus bayi Natania berusia 1, 4 tahun dengan berat hanya 5,6 kilogram, berdasarkan standar status gizi masuk dalam kategori gizi kurang. Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas Gajah Mada terus melakukan pemantauan status gizi melalui Rumah Pemulihan Gizi (RPG). 

Ibu Natania secara aktif telah mengikuti kegiatan di RPG pada hari Kamis setiap pekannya yang dimulai pada tanggal 8 Maret lalu. Natania diberikan biskuit dan ibunya diedukasi mengenai cara pengolahan bahan makanan yang sesuai dengan usia Natania. Kondisi saat ini berat badan bayi Natania sudah meningkat menjadi 6,5 kilogram. 

"Di Indonesia saat ini termasuk Kabupaten Inhil pada tema Rakerkeskab beberapa hari yang lalu juga mengangkat masalah Stunting (Kekerdilan). Kita terus melakukan penanganan gizi buruk dan Stunting yang mejadi prioritas kesehatan, walaupun banyak faktor yang berkontribusi terhadap kondisi bayi atau anak dengan Stunting," imbuh. (adv/my).

Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.