Tembilahan -Tiga Fraksi yakni Fraksi PPP, PDIP dan PAN Dalam Sidang Paripurna DPRD Inhil dengan agenda  pandangan akhir fraksi terhadap 6 Ranperda, dan Susunan Organisasi Tata Kerja (STOK) menolak Dinas Sosial digabungkan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi. Dan  tiga Fraksi nya lagi, yakni Fraksi Golkar, PBR dan Gemilang Bersatu, mendukung Dinas Sosial digabungkan saja dengan Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi sebagaimana yang berjalan selama ini. 

Pimpinan siding, Syamsuri Latief yang juga wakil ketua DPRD Inhil meminta masukkan kepada anggota dewan terhadap perbedaan pandangan tersebut, akhirnya dari masukan peserta sidang, sidang  diskor selama 15 menit dan selanjutnya ketua masing-masing fraksi menggelar rapat tertutup untuk mencari solusi terbaik tehadap perbedaan pendapat itu. Terkait masalah usulan pembentukan Kabupaten Inhil Utara, semua fraksi mendukung rencana pemekaran itu dengan tujuan agar lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“ Apapun itu kami sangat mendukung terkait usulan pemekaran Inhil Utara, bahkan meminta Pemkab segera untuk mengesahkan APBD 2009 agar dialokasikan dana untuk biaya penunjang rencana pemekaran ini,” kata Juru Bicara Fraksi Golkar, Yunus Hasby.

Tembilahan – Karena Trafiic light yang terletak dipersimpangan Jalan Telaga Biru dan Jalan Batang Tuaka, Tembilahan tidak menyala. Kondisi ini tentu saja membahayakan para pengendara kendaraan bermotor.

Berdasarkan pengamatan dilapangan, sampai minggu (9/11) traffic light ini belum juga menyala. Sehingga tak heran para pengendara selalu main terobos saja, sedangkan hidup saja hal ini kerap terjadi, apalagi mati seperti sekarang, tambah parah.

Tak jarang sesama pengendara hampir saling tabrakan, karena tidak nyalanya traffic light. Menurut warga kondisi ini harus segera dibenahi, kalau tidak bisa saja terjadi tabrakan sesama pengendara kendaraan bermotor.

Tembilahan-Kabupaten Indragiri Hilir merupakan salah satu kabupaten yang terkenal akan kebudayaan kesenian yang berciri khas beragam ethis. Namun kini sebagian kesenian dan kebudayaan yang bermuatan dengan nuansa agama dan daerah terlihat hampir hilang di telan zaman.

Seperti kesenian beredah yang merupakan salah satu kesenian dari masyarakat melayu yang biasanya di mainkan saat acara perkawinan. Di mana kesenian ini permainannya hanya menggunakan rebana besar dan kecil yang syairnya banyak berisikan shalawat-shalawat. Selain itu orang yang memainkannya pun harus yang memang menpunyai keterampilan itu dan tidak sembarang orang yang biasa memainkannya.