Tembilahan -  Pasca kebakaran yang melanda gedung DPRD Inhil lama, maka saat ini kinerja bagian Sekretariat Dewan menjadi tidak maksimal. Sekretaris DPRD Inhil, Saripek secepatnya mengadakan koordinasi dengan bupati terpilih untuk mengatasi permasalahan ini.

Apalagi, menurutnya dalam bulan Desember nanti, rencananya pihak legislatif akan mulai membahas APBD tahun 2009. Sehingga secepatnya permasalahan ini harus dibicarakan dengan bupati, sehingga gedung DPRD baru yang berada dijalan Soebrantas dapat segera dimanfaatkan.

Saat ini pihaknya tetap terus bekerja menggunakan ruangan yang masih tersisa seperti ruangan Ketua, Wakil Ketua DPRD, dan BK. Tapi kedepannya, segera akan dibicarakan masalah ini kepada Bupati untuk mencari solusinya.

“ Kita berharap meskipun fasilitas pada gedung DPRD baru banyak yang kurang, tapi menurut saya gedung itu segera digunakan saja. Masalah ruangan yang belum di sekat-sekat bisa diupayakan secepatnya. Karena banyak agenda yang harus diselesaikan DPRD pada bulan desember nanti salah satunya pembahsan APBD 2009,” ujar Saripek kepada infoinhil Jumat (21/11).

Tembilahan _ Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Ir. H. Saripek secara pribadi merasa kecewa terhadap kinerja pihak pemadaman kebakaran Inhil (Damkar) Dalam hal Kasbanglinmas Inhil yang tidak siap dan lamban dalam melakukan penanganan kebakaran seperti kebakaran di gedung DPRD Inhil ( 20/11).

“ Seharusnya sebagai petugas pemadaman kebakaran setiap saat harus siap dari segalanya. Jangan sudah terjadi musibah kebakaran baru sibuk untuk mencari minyak dan memperbaiki mesin sehingga penanganan yang seharusnya bisa cepat di tangani menjadi terhambat karena persoalan yang tidak seharusnya di biarkan” ujarnya dengan nada kecewa ketika di temui wartawan ( 20/11).

Kekecewakan Sekwan ini merupakan kekesalan pada peristiwa kebakaran pada saat itu. Di mana peralatan pemadaman kebakaran tidak bisa bergerak secara maksimal akibat kerusakan dan kekurangan peralatannya.

Tembilahan – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil hangus terbakar, Kamis (20/11), api mulai berkobar sekitar jam 03.45 Wib. Akibat kebakaran ini hanya menyisakan ruang Ketua dan Wakil DPRD, ruang Badan Legislasi, Badan Kehormatan dan mushalla saja, sedangkan ruang Fraksi PAN, PPP, Golkar, PDIP, Gemilang Bersatu, Bintang Reformasi. Demikian pula dengan ruang Komisi I, II, III dan IV. Serta ruang Paripurna Utama, ruang Sekwan. Sedangkan yang selamat ruang Ketua dan Wakil DPRD Inhil, ruang Badan Legislasi dan Badan Kehormatan, hangus jadi abu.

Dari pantauan info inhil dilapangan, sekitar jam 04.47 Wib masih terlihat kobaran api yang membumbung tinggi dan dengan cepatnya si jago merah terus menjalan membakar habis ruangan lainnya. Diduga, api berasal dari bagian ruangan fraksi PPP atau dari arah belakang gedung DPRD Inhil.

Pada saat kejadian tersebut, menurut informasi yang berhasil didapat dilapangan di gedung DPRD Inhil saat itu hanya ada tiga orang penjaga gedung DPRD Inhil. Erwan, Hadi Akmal dan Irwan, tiga satpam penjaga malam itu mencoba memadamkan dengan racun api yang terdapat digedung dewan, namun perjuangan mereka sia-sia, sampai habis tiga tabung racun api, si jago merah tidak juga padam, malahan bertambah besar.