Developed in conjunction with Joomla extensions.

Pemkab Inhil Sampaikan Apresiasi Atas Kinerja PLN Wujudkan Listrik 24 Jam di Desa

Daerah
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

GAS (Infoinhil.com) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam upaya warga menikmati listrik 24 jam di Kabupaten Indragiri Hilir. 

Pernyataan ini disampaikan Plt Bupati Inhil melalui Plt Asisten III Sekdakab Inhil Sudinoto saat peresmian penyalaan listrik desa pada 24 lokasi di Provinsi Riau yang dipusatkan di desa Teluk Tuasan, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Selasa (16/5/2018). 

"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi atas kerja nyata PLN untuk mewujudkan impian warga bisa menikmati listrik 24 jam dengan harga murah, mengingat listrik memiliki manfaat bagi kehidupan bahkan merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya. 

Oleh karena itu, langkah-langkah yang dilakukan oleh PLN perlu dibantu dan disupport secara penuh, agar desa-desa yang saat ini akan diselesaikan oleh PLN dapat berjalan sesuai waktu, bahkan lebih cepat dari yang direncanakan. 

"Saya mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk membantu upaya PLN dalam membangun jaringan listrik dengan merelakan pohon untuk ditebang khususnya yang dilewati jaringan listrik," katanya. 

serta membantu secara swadaya dalam mendukung upaya PLN untuk melistriki desa-desa yang belum berlistrik di Indragiri, agar permasalahan yang di hadapi PLN di lapangan segera cepat teratasi sehingga warga bisa menikmati listrik sehingga desa-desa di kabupaten Indragiri Hilir menjadi terang benderang. 

"Pada kesempatan ini patut disyukuri karena saat ini ke 24 desa dapat menikmati listrik selama 24 jam dan pengelolaannya langsung oleh PLN," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Ahmad Hijazi. 

Sebagai perbandingan sebelum listrik PLN ini masuk, warga harus membayar listrik selama 12 jam biayanya setiap warga rata-rata Rp 750.000 setiap bulannya, tetapi setelah listrik dikelola PLN dengan 24 jam nyala biayanya lebih murah rata-rata Rp 250.000 dengan jam nyala dua kali lipatnya biayanya lebih murah. 

Sedangkan General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Irwansyah mengungkapkan, dengan tambahan 24 desa itu, hingga Mei 2018 PLN telah melistriki 1.672 desa dari 1.835 desa yang ada di Propinsi Riau yang serta merta menjadikan rasio desa berlistrik menjadi 91,1 persen. 

Irwansyah mengakui banyak tantangan yang dihadapi PLN dalam upayanya melistrik desa-desa di Riau, seperti yang terjadi di Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti. 

“Hampir semua sisa desa yang belum berlistrik terkendala pada pengiriman peralatan listrik karena harus melalui sungai dan rawa-rawa bahkan untuk sampai ke jalan jalan desa, petugas harus gotong royong dengan warga memikul tiang-tiang listrik serta material listrik utama, hal ini dikarenakan akses jalan untuk dilewati kendaraan pengangkut material distribusi utama tidak memadai," pungkas Irwansyah. 

Pada kesempatan ini PLN juga membagikan bantuan PLN Peduli bagi 200 warga yang tinggal di Desa Teluk Tuasan sebagai wujud kepedulian PLN bagi warga desa Teluk Tuasan. Adapun dana bantuan ini berasal dari CSR dan YBM PLN. (adv/my).

Siapakah Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil Pilihan Anda?
loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.