Tembilahan – Seorang tersangka penjual kupon putih (Sie Jie), Krn (41) diamankan polisi saat sedang menjual Sii Jie kepada pelanggannya, Sabtu (19/10) sekitar jam 13.00 Wib di Jalan Lingkar I, Kelurahan Tembilahan.

Menurut keterangan pihak kepolisian tersangka telah lama menjadi incaran pihak kepolisian, karena berdasarkan informasi tersangka selama ini menjual kupon putih ini. Sehingga gerak-geriknya selalu dipantau oleh pihak kepolisian.

“ Sehingga ketika anggota kita melihat yang bersangkutan sedang menuliskan nomor rekap Sie Jie saat pelanggannya datang , langsung dilakukan penangkapan. Saat itu memang tersangka telah diintai oleh tiga orang personil kita,” ujar Kapolres Inhil, AKBP Drs Marudut Hutabarat melalui Kasat Reskrim, AKP Hotasi Purba, SH kepada wartawan diruangan kerjanya, Senin (20/10).

Tembilahan – Terkait dengan penangkapan pupuk subsidi sebanyak 5 ton yang akan dibawa keluar Inhil. Saat ini kasusnya sedang dipelajari oleh pihak Polres Inhil.

“ Terhadap kasus ini sedang kita lakukan pendalaman, dimana letak indikasi tindak pidananya. Namun, saat ini beberapa saksi telah kita lakukan pemeriksaan, termasuk Kepala Dinas Pertanian Inhil, Ir Kuswari,” ungkap Kasar Reskrim Polres Inhil, AKP Hotasi Purba, SH kepada Info Inhil, Jum’at (10/10).

Tembilahan – Hkm alias Km (31), warga Jambi, ditangkap jajaran Satreskrim Polres Inhil sesaat baru turun dari PO Putra Bungsu, Jalan Telaga Biru Tembilahan, Rabu (24/9) sekitar jam 19.00 Wib. Kakinya terpaksa dihadiahi timah panas, karena coba melawan petugas dengan pistol yang dibawanya.

Pada saat bersamaan dua rekannya, Sdr alias Sd (30) dan Mkm (36) juga ikut diamankan. Penangkapan tiga orang ini berdasarkan pengakuan Dd (30), warga Mandah yang tertangkap di Pelabuhan LASDAP Tembilahan, Minggu (21/9) lalu, saat ditangkap ia membawa pistol rakitan, tanpa peluru. Penangkapan Dedi berdasarkan informasi warga bahwa ada seseorang yang membawa senpi. “