Tembilahan- Ketua Lembaga Bantuan Hukum Madani Riau, Zainuddin, SH meminta pemerintah daerah tidak mendirikan SMP Satu Atap, didaerah yang sudah berdiri Madrasah Tsanawiyah sejak dulu. Karena akan ‘mematikan’ sekolah agama tersebut dan berpotensi memicu perpecahan ditengah masyarakat.

“ Kita meminta pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah Inhil menyikapi permasalahan ini dengan bijaksana. Saya mendapatkan laporan dari masyarakat di Desa Bekawan, Mandah (tepatnya Bekawan Dalam) bahwa disana kembali akan didirikan SMP Satu Atap, padahal disana telah sejak puluhan lalu tokoh masyarakat secara swadaya mendirikan madrasah, baik Ibtidaiyah dan Tsanawiyah untuk kelangsungan pendidikan anak-anak setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya didesa ini, terutama pendidikan agama” ungkap pria yang juga pendiri Yayasan Nurul Huda Bekawan Dalam tersebut kepada wartawan, Jum’at (24/10).