Developed in conjunction with Joomla extensions.

Polisi Tembak Mati Buron Pembunuh Sopir Go-Car di Palembang

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Palembang - Polisi akhirnya menembak mati Hengki Sulaiman, buron terakhir kasus pembunuhan sopir Go-Car di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sebagai salah satu otak pelaku, Hengki terpaksa ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain saat dimintai konfirmasi mengatakan Hengki ditembak mati saat berada di tempat persembunyiannya di daerah Brebes, Jawa Tengah, sekitar pukul 13.00 WIB tadi.

"Benar, Hengki sudah ditangkap oleh tim dari Subdit Jatanras di bawah pimpinan AKBP Erlin. Dia ditangkap dan ditembak karena melawan, tapi meninggal dunia saat akan dibawa ke rumah sakit," kata Zulkarnain saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (11//4/2018).

Dikatakan Zulkarnain, warga Lalan, Musi Banyuasin, itu merupakan buron terakhir. Dia diketahui selalu berpindah tempat tinggal selama pelarian. Bahkan telah mengganti nama agar tak dikenali oleh warga sekitar.

"Dia selalu pindah tempat tinggal saat sembunyi. Mulai Kendal, Pemalang, Wonosobo, dan terakhir itu di Brebes. Dia juga di sana ganti nama menjadi Hendri, bukan lagi Hengki," sambung Zulkarnain.


Tindakan tegas terpaksa diambil karena Hengki tak mendengarkan imbauan polisi untuk menyerah. Padahal tiga temannya, Poniman, Bayu, dan Tyas, telah ditangkap. Bahkan Poniman ditembak mati karena melakukan perlawanan.

"Tidak ada ruang dan tempat bagi pelaku pencurian dan kekerasan di Sumsel ini. Semua akan kami tembak di tempat jika itu menjadi jalan terakhir. Terlebih untuk kasus yang menggunakan senpi hingga menyebabkan korban jiwa," kata Kasubdit III Jatanras AKBP Erlin Tangjaya saat dimintai konfirmasi secara terpisah.

Sebagaimana diketahui, sopir Go-Car, Try Widyantoro, hilang saat mendapat order penumpang dari Kota Palembang tujuan Kenten Laut Banyuasin pada 15 Februari lalu. Dia ditemukan tinggal tulang oleh Subdit Jatanras setelah menangkap dua pelaku, Poniman dan Bayu, pada Kamis (29/3) malam.
(gbr/gbr)

Sumber: detik.com
loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.