Developed in conjunction with Joomla extensions.

Sempat Batal Terbang, Garuda Jakarta-London Akhirnya Mengudara

Nasional
Typography
London - Pesawat Garuda Indonesia GA87 yang sempat batal terbang karena persoalan air conditioner akhirnya mengudara. Persoalan sudah teratasi.

Per pukul 16.30 waktu setempat atau 23.30 WIB, Rabu (6/12), penumpang sudah kembali dipersilakan masuk pesawat. Kopilot mengumumkan bahwa pesawat sudah dalam kondisi prima untuk lepas landas.

Pesawat tersebut sedianya bertolak dari bandara Heathrow, London pada Selasa (5/12) pukul 21.55 WIB waktu setempat. Namun karena adanya persoalan terkait AC, penumpang yang sudah sempat masuk pesawat akhirnya diminta turun kembali.

Petugas Garuda dengan cepat mengantar penumpang yang batal terbang ke Hotel Sofitel Heathrow yang masih berada di kompleks bandara. Penumpang menginap di hotel tersebut dan menikmati sarapan serta santap siang.

Manajemen Garuda juga mengumumkan bahwa setiap penumpang berhak melakukan klaim ganti rugi. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Uni Eropa. Namun klaim ganti rugi tidak bisa langsung didapatkan karena penumpang harus mengirimkan scan boarding pass dan paspor via email. Proses klaim ganti rugi memakan waktu lebih dari sepekan.

Pukul 13.30 waktu London penumpang dijemput menggunakan bus dari Hotel Sofitel menuju Terminal 3 Heathrow. Dalam papan informasi elektronik di bandara disebutkan bahwa GA87 akan bertolak ke Jakarta pukul 16.00 waktu setempat.


Para penumpang tentu kecewa dengan insiden batal terbang tersebut, apalagi ada sejumlah penumpang yang akan melanjutkan ke penerbangan selanjutnya. Meski begitu, penanganan yang dilakukan Garuda juga diapresiasi oleh beberapa penumpang.

"Pelayanan Garuda saat kami gagal terbang patut diapresiasi. Dimulai dari informasi yang selalu disampaikan berkala saat di bandara dan di atas pesawat juga pelayanan saat harus menginap di salah satu hotel bandara dan mendapatkan kompensasi," kata Wisnu Wardhana, pegawai Kemenhub yang juga merupakan anggota delegasi sidang International Maritime Organization (IMO).


Hal senada diungkapkan penumpang bernama Clara. Dia mengapresiasi penanganan dari tim Garuda.

"Ketika mengalami keterlambatan dalam penerbangan GA 87 dari London, pihak Garuda terus memberikan informasi kepada penumpang, sehingga penumpang tidak bertanya-tanya akan apa terjadi. Dan GA segera memutuskan, bahwa penumpang diinapkan, sehingga penumpang tidak perlu berlama-lama di bandara," kata Clara.

Manajemen pusat Garuda Indonesia memantau penanganan yang dilakukan untuk penumpang GA87 ini. Mereka belum memberikan pernyataan karena lebih memilih memastikan penanganan berjalan dengan optimal.
(fjp/idh)

Sumber: detik.com
loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.