Developed in conjunction with Joomla extensions.

Ekonomi Batam Terpuruk, Jumlah Janda Meningkat Tajam. Ini Datanya..

Nasional
Typography

BATAM (Infoinhil.com) – Kondisi ekonomi Batam yang terpuruk menyebabkan meningkatnya angka perceraian. Sebagian besar gugatan perceraian tersebut dilakukan oleh pihak istri. Akibatnya jumlah janda dan duda pun meningkat.

“Ada banyak sih alasannya, tapi yang dominan itu sih ekonomi,” kata Amanuddin, Kasi Bimas Kemenag Batam kepada batamnews.co.id (grup medansatu.com) di kantornya, Jumat (7/7/2017).

Selain masalah ekonomi, kata Amanuddin, hadirnya orang ketiga dan juga ada yang sudah lama ditinggalkan pasangannya jadi pemicu perceraian.

Amanuddin mengatakan, tingkat perceraian tahun ini dari awal Januari hingga April sudah mencapai sepertiga dibandingkan tahun lalu. “Data sepertiga itu belum semuanya. Mei dan Juni belum dimasukkan,” ujarnya.

Data tahun lalu angka perceraian mencapai 1.863 angka perceraian, dengan cerai talak 520 (dari pihak pria) dan cerai gugat (dari pihak wanita) 1.343.

Sedangkan tahun ini, kata dia, dari Januari sampai April sudah mencapai 553 angka perceraian dengan cerai talak 147 dan cerai gugat 406. “Jadi yang nampak di sini, tingkat perceraian itu lebih di dominasi oleh istrinya,” terangnya. (TW)

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.