Developed in conjunction with Joomla extensions.

DPRD DKI Jakarta Temukan Anggota TGUPP Rangkap Jabatan di Dinkes

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan (Dinkes). Dalam rapat Komisi E mempertanyakan adanya anggaran yang dimasukkan untuk Dewan Pengawas rumah sakit.

Diketahui, Dinkes memasukkan anggaran untuk dewan pengawas dalam BLUD RS Koja sebesar Rp 211, 261,548. Anggaran ini disebut merupakan anggaran iuran yang dilakukan oleh 7 rumah sakit, namun memiliki besaran yang berbeda di setiap rumah sakitnya.

"Jadi memang di Kemendagri atau pun Kemenkue, Kemenkes BLUD harus ada Dewasnya," ujar Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Khafifah Any dalam rapat, di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019).


Khafifah mengatakan, satu tim dewan pengawas mengawasi 7 rumah sakit. Nantinya, dewan pengawas bertugas untuk mengawasi dan melakukan pembinaan.

"Tim Dewas itu ditanggung bersama-sama, 7 RS pembinaan dan pengawasannya dalam satu tim itu untuk 7 RS," tuturnya.

Disebutkan, satu tim dewas berisi 5 orang. Kemudian Khafifah menyebutkan nama-nama Dewan Pengawas, diantaranya merupakan Haryadi yang diketahui saat ini juga menjabat sebagai Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).





Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.