Developed in conjunction with Joomla extensions.

HRS Serukan Aksi Berjilid, Dengan Opsi Akhir Hukuman Mati untuk Penoda Agama

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Dalam sambutannya di Reuni 212, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menyoroti perilaku penodaan agama yang masih terjadi di Indonesia. Dia menyerukan kembali digelar Aksi Bela Islam berjilid-jilid jika pelaku penoda agama tak juga diproses hukum.

"Jika terjadi penodaan agama, maka proses hukum yang dikedepankan. Jika aparat tidak melakukan penindakan maka gelar aksi Bela Islam yang berjilid-jilid seperti yang pernah kita lakukan," ujar Habib Rizieq.

Hal itu disampaikan Habib Rizieq melalui video yang ditayangkan dalam acara Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

"Gelar terus, tekan terus sampai si penoda agama diseret ke meja hijau," kata Habib Rizieq.

Jika aksi bela Islam yang dilakukan berjilid-jilid tersebut tak juga membuat si penoda agama diproses hukum, lanjut Rizieq, maka dia menyatakan tak ada jalan lain bagi umat Islam, kecuali bergerak sendiri.

"Maka jangan salahkan umat Islam jika mereka melakukan tindakan sendiri, bahwa penoda agama hukumannya adalah hukuman mati," tutur Rizieq.


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.