Developed in conjunction with Joomla extensions.

Difitnah Terkait TOUS les JOURS, Sandrina Malakiano akan Layangkan Somasi

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Sandrina Malakiano kecewa namanya dan suami Eep Saefulloh Fatah dikait-kaitkan dengan viralnya aturan penulisan ucapan cake yang sempat terpasang di salah satu cabang toko kue TOUS les JOURS (TLJ). Dia mengatakan akan mengambil langkah hukum bagi pihak-pihak yang menyebar fitnah.

Sandrina menjelaskan, dirinya dan suaminya Eep sama sekali tidak ada keterkaitan apapun dengan TOUS les JOURS. Karena itu, dia kaget ketika mengetahui di media sosial ada yang mengait-ngaitkan namanya dengan isu viral terkait TOUS les JOURS.

"Orang yang benar-benar kenal saya akan tahu bahwa itu amat sangat tidak mungkin karena saya adalah orang yang dibesarkan dalam keluarga yang multi-kultur dan multi-religi, dan dalam keluarga saya saja agamanya beda-beda," kata Sandrina saat dihubungi lewat telepon, Jumat (22/11/2019).


"Saya adalah orang yang sangat, selalu menyuarakan bagaimana kita harus merawat toleransi dan keberagaman, saya memperjuangkan itu, saya melawan aksi-aksi intoleransi, lalu jadi korban, disebut sebagai orang atau pasangan rasis. Jadi ironis banget memang," sambungnya.

Sandrina mengaku tidak paham bagaimana dirinya dan suami bisa dikait-kaitkan dengan TOUS les JOURS. Dia menegaskan tidak ada keterkaitan apapun dengan TLJ entah itu sebagai pemilik, direktur, pemilik franchise salah satu gerainya, dan lain-lain.

"Buat saya ini konyol, ini menyedihkan, karena kita itu Indonesia negara yang paling kaya justru karena keberagaman. Saya paling marah kalau agama digunakan sebagai senjata oleh orang-orang yang berpikiran sangat sempit, justru untuk memecah belah dan mengadu domba, itu nggak boleh dibiarkan," ucapnya.

Karena merasa nama baiknya dan suami dicemarkan, Sandrina mengatakan dirinya berencana mengambil langkah hukum. Dia juga menuntut agar pihak-pihak yang memfitnah dirinya segera membuat pernyataan meminta maaf.

"Saya sendiri sedang mengurus dan berencana akan mengambil langkah hukum. Jadi orang-orang yang melakukan itu akan disomasi dan mereka memang harus meminta maaf. Nggak bisa dong dibiarkan seperti ini, jadi habit. Kebiasaan buruk ya. Kita nggak boleh lah biarkan mereka berbuat semena-mena gitu," ucapnya.

"Ini fitnah, ini pencemaran baik. Ada yang sampai udah kasar-kasar sekali komentarnya di medsos itu. Ada yang melarang dan mengancam saya menginjakkan kaki di Bali lho. Padahal itu adalah kampung halaman yang selalu saya bela dengan cinta kasih dan saya dengan bangga selalu mengatakan bahwa saya orang Bali," sambung mantan news anchor ini.


Simak Video "Dilarang Tulis Ucapan Natal di Cake, TOUS les JOURS Trending"

[Gambas:Video 20detik]


(hri/imk)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.