Developed in conjunction with Joomla extensions.

Kenalan dengan Calon Menantu di Surabaya, Keluarga Asal Bandung Tertipu

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Surabaya - Sembilan warga Bandung menjadi korban penipuan di Surabaya. Tak hanya ditipu, mobil Daihatsu Gran Max Silver yang mengangkut mereka juga dibawa kabur pelaku. Sembilan korban ini ditelantarkan di Terminal Tambak Oso Osowilangun.

Kesembilan yang satu keluarga itu ialah warga asal Kelurahan Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Nama korban di antaranya adalah Irma Trisnawati (16), Hermawan (23) sopir, Nana Supriatna (45) ayah Irma, sepupu laki-laki Irma, dua anak perempuan, satu anak laki-laki, serta kakek dan nenek Irma.

Sembilan warga Bandung tersebut ditelantarkan begitu saja oleh pelaku sejak Rabu (10/7) sekitar pukul 22.30 WIB, tanpa bekal apapun. Karena semua barang kebutuhan dan barang berharga korban ada di dalam mobil yang dibawa kabur.

Nana saat ditemui detikcom di Polsek Benowo mengatakan kedatanganya ke Surabaya ialah untuk berkenalan dengan keluarga Ade Rifki. Ade Rifki disebut merupakan kekasih Irma. Mereka datang ke Surabaya untuk membicarakan tentang hubungan lanjut Irma dan Ade Rifki.

Nana mengatakan mereka berangkat dari Soreang, Bandung sejak Selasa (9/7) pukul 21.30 WIB.

"Niatnya ingin mengenalkan ke orang tua. sampai di Surabaya Rabu(10/7) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Kami ditinggal di terminal Osowilangun bersama keluarga dan mobil dibawa kabur," kata Nana saat di Polsek Benowo, Kamis (11/7/2019).

Nana mengatakan yang menemui mereka adalah pria yang disebut Irma adalah Ade Rifki yang merupakan kekasihnya. Ade awalnya mengajak istirahat di sekat Terminal Tambak Oso Osowilangun. Ade mengaku mempunyai saudara perempuan di dekat situ.

"Pelaku ngajak istirahat di situ, katanya ada saudara perempuannya tinggal di dekat terminal. Kami turun semua awalnya, kemudian pelaku pinjem kunci mobil katanya mau pergi sebentar. Ternyata nggak balik-balik," ungkap Nana.

Setelah sadar menjadi korban penipuan, mereka akhirnya minta tolong petugas di Terminal Oso Wilangon. Oleh petugas mereka akhirnya dibawa ke Polsek Benowo.

"Kami dibantu oleh petugas di Terminal Oso Wilangon dan dibawa ke Polsek Benowo untuk laporan," ungkap Nana.

Kapolsek Benowo AKP Hakim saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, ia menyampaikan jika korban sudah dimintai keterangan.

"Para korban sudah kami mintai keterangan. Kasus ini masih kami selidiki," kata Hakim.
(fat/iwd)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.